Produk Teh Kemasan Pekerjakan Anak di Bawah Umur – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Produk Teh Kemasan Pekerjakan Anak di Bawah Umur

 FAJAR.CO.ID, MAROS — Operasi Yustisi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maros di Pabrik Teh Kemasan di Maros, kemarin mengungkap fakta tersembunyi.
Kepala Bidang Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Maros, Saharuddin Bado menyebut, pihaknya mengecek jumlah tenaga kerja, termasuk adanya beberapa orang tenaga kerja anak yang dipekerjakan di PT CS 2 Pola Sehat tersebut.
“Kami tim juga melakukan pengecekan terhadap jam kerja karyawan, sambil meninjau kondisi pabrik dan proses produksi di perusahaan yang berlokasi di Bantimurung ini, ternyata justru temuan kami adalah Teh Gelas mempekerjakan anak-anak,” bebernya, Jumat 16 Oktober.
Operasi ini menurunkan tim dari Kesbangpol, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pertambangan dan Energi Maros, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maros, Polres Maros dan Kodim 1422 Maros. Kepala Satpol PP Maros Husair Tompo dan Kadis Pertambangan dan Energi Maros Mustafah juga ikut dalam operasi ini.
Sekaitan itu,  Dinas Pertambangan dan Energi Maros yang menggelar operasi yustisi pada perusahaan tambang, Jumat 16 Oktober kembali menemukan sejumlah pelangggaran.
Tim menemukan adanya aktivitas tambang yang tidak sesuai izin di Dusun Tanadidi Desa Tanete Kecamatan Simbang. Aktivitas tersebut yakni penggalian tanah timbunan di luar izin, yakni pasir dan sirtu.
‎Selain itu, ditemukan juga aktivitas penggalian tanah timbunan di Desa Kurusumange Kecamatan Tanralili. Padahal izin lokasi tambangnya berada di Desa Pattontongan Kecamatan Mandai.
“Saya ada izin dari Pemprov, tapi tidak dijelaskan kalau dataran tinggi di sini bukan lagi Desa Kurusumange,” kata Pemilik tambang, Stevanus Soni. Jumat 16 Oktober.
Kepala Satpol PP Maros Husair Tompo mengemukakan, pengusaha tambang tersebut selanjutnya dipanggil ke Kantor Dinas Pertambangan dan Energi Maros untuk melakukan rapat evaluasi terkait izin dan objek tambangnya. (ris/wik)

Click to comment
To Top