Waduh! Kata Ahok 10 Tahun Lagi, Monas, Jakut dan Rumahnya Akan Tenggelam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Waduh! Kata Ahok 10 Tahun Lagi, Monas, Jakut dan Rumahnya Akan Tenggelam

FAJAR.co.id- Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersikeras akan terus melanjutkan proyek reklamasi pantai di penghujung utara Jakarta.

Ahok beralasan, bila proyek reklamasi tidak dilaksanakan dari sekarang, maka 10 tahun ke depan akan banyak kawasan di Jakarta yang tenggelam. Termasuk rumah pribadinya yang berada di Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

“Kalau kamu 10 tahun nggak mau terusin (reklamasi), ini (Jakarta) akan tenggelam. Sudah dibikin filmnya sama orang Belanda. 10 tahun akan tenggelam termasuk rumah saya,” ujarnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (15/10).

Kata Ahok, tak sebatas kawasan Utara Jakarta saja yang akan tenggelam, Monas yang berada di Jakarta Pusat pun menurut Ahok terancam terkena dampaknya.

“40% bisa sampai Monas. Karena kan global warming,” klaim Ahok.

Kata Ahok lagi, tak hanya Jakarta, sejumlah kota lainnya di dunia akan mendapatkan dampak yang sama. Es yang mencair di kutub utara dan selatan dijadikan Ahok sebagai penyebab kota-kota yang berada di kawasan delta atau endapan di muara sungai yang terletak di lautan terbuka akan tenggelam.

“Bagaimana cara mengatasinya? Salah satunya adalah membangun tanggul laut dan reklamasi,” katanya.

Sebagaimana diketahui, di era Ahok menjabat sebagai kepala daerah di Jakarta, izin pelaksanaan reklamasi Pulau G yang dikerjakan oleh PT Muara Wisesa Samudra‎, anak perusahaan dari Agung Podomoro Land Tbk keluar. Izin tersebut dituangkan dalam SK Gubernur Provinsi DKI No. 2238 Tahun 2014 tertanggal 23 Desember 2014.

Dengan demikian, maka PT Agung Podomoro Land Tbk melalui anak perusahaannya dapat melaksanakan reklamasi Pulau G yang disebut dengan Pluit City. Dan hingga saat ini, izin pelaksanaan reklamasi ini masih mendapat pertentangand ari warga setempat, aktivis lingkungan bahkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan.[dem]

loading...
Click to comment
To Top