Kelompok Pemabuk Aniaya Pengunjung Hotel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Kelompok Pemabuk Aniaya Pengunjung Hotel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sekelompok lelaki membuat onar di salah satu hotel di Jalan Penghibur, Makassar. Dalam kondisi mabuk, kelompok lelaki ini mengancam dan memukuli pengunjung.

Tak tanggung-tanggung, empat pengunjung menjadi korban. Mereka adalah Anugrah Pratama, Syahrun Mubarak, Syamsul Rahmat dan Tizar.

Masing-masing dari korban mendapat luka lebam pada bagian wajah. Mereka dipukuli oleh keempat lelaki yang seketika merangsek masuk di cafe hotel, tempat keempat korban berada.

“Saat itu kami lagi berada di lantai dua di sebuah ruangan VIP. Kami bersama sejumlah rekan-rekan kami dalam sebuah acara silaturahmi perhimpunan mahasiswa kedokteran,” jelas salah satu korban, Anugrah.

 

[NEXT-FAJAR]

Diantara pelaku juga sempat memperlihatkan senjata api. Salah satu dari mereka juga terdengar berteriak menyebut dirinya sebagai karaeng.

Untuk ciri-ciri, beberapa diantara pelaku bertubuh tinggi besar. Dengan potongan rambut pendek khas anggota kepolisian.

“Kami sudah booking ruangan cafe. Tapi mereka mau masuk paksa dan tidak mau tahu sekalipun ruangan ini sudah di booking oleh kami,” sambung Syamsul.

Diketahui, insiden ini terjadi sekira pukul 20.30 Wita, Jumat, 16 Oktober lalu. Kala itu, himpunan mahasiswa kedokteran Unismuh tengah melangsungkan acara AMSA (Asean medical Student Association). Dari empat pelaku, satu diantaranya diduga adik dari Bupati Jeneponto.

 

[NEXT-FAJAR]

“Dia keluarga karaeng di Jeneponto. Dia mengaku keluarga Bupati,” ucap salah satu pegawai hotel yang namanya dirahasiakan.

Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung meninggalkan lokasi. Mereka mengendarai sebuah jeep kuning berplat DD 555 DL, satu unit jenis sedan dan sebuah mobil lainnya yang belum teridentifikasi.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Andi Husnaeni membenarkan adanya kejadian tersebut. Seluruh korban juga dikatakannya telah melapor ke Polrestabes Makassar.

“Beberapa orang yang diduga pelaku sudah ada yang diamankan. Mereka masih kami periksa,” jelasnya.

 

[NEXT-FAJAR]

Dari enam orang yang diamankan, dua diantaranya adalah anggota kepolisian. Mereka adalah Bripka Rd dan Bripka Mn. Sementara empat lainnya adalah Bb, Nj, Dm dan Mp.

“Kita belum tahu pasti apakah benar pelaku itu adalah adik dari Bupati. Dugaan ini berdasarkan keterangan saksi setempat,” tutup Husnaeni. (zaq)

 

Click to comment
To Top