KPUD Majene Batasi Peserta Debat Kandidat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

KPUD Majene Batasi Peserta Debat Kandidat

FAJAR.CO.ID, MAJENE — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Majene menggelar debat kandidat bagi pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup). Debat kandidat dipusatkan di Gedung Boyang Assamalawuang Majene, Sabtu, 17 Oktober.

Para tim paslon dibatasi, karena KPU membatasi jumlahnya maksimal 40 orang saja untuk masingg-masing paslon. Di situ ada timnya, baik partai pengusung masing-masing paslon.

Pembatasan ini kata Komisioner KPU Majene Devisi Data, Sulfan Sulo, dengan memberi tanda pengenal, bagi masing-masing tim. “Kita sengaja membatasi, jangan sampai terjadi gesekan bila terlalu ramai, sehingga hanya yang gunakan ID Card yang bisa masuk,” katanya.

Jika tidak diatur secara bersama, menurut Sulfan, tensi saat debat bisa pun memanas. “Ini kan masing-masing calon memaparkan visi-misi, jangan sampai saat calon tertentu berbicara ada teriakan dari pendukung lain yang membuat tersinggung, otomatis bisa berdampak keamanannya, sehingga KPU meminta semua menjaga berjalannya debat kandidat,” ujarnya.

KPUD telah menjadwalkan dengan para tim masing-masing kandidat, berlangsung 3 putaran. Debat mendengar visi misi paslon, mulai dari pembangunan ekomoni, kesejahteraan, tata kelola pemerintahan.

KPU telah menunjuk akademisi yang bisa memandu debat ini, akademisi dari UMI, Prof Nasir Hamzah, kedua Prof Said Sampara, serta Dr Firdaus Muhammad dari UIN, materinya akan dibagi-bagi ke panelis ini untuk memandu jalannya debat. Debat kandidat pilkada Majene yang berlangsung pada 17 Oktober, 15 Nopember dan 29 Nopember. (ham/wik)

loading...
Click to comment
Makassar

KPUD Majene Batasi Peserta Debat Kandidat

FAJAR.CO.ID, MAJENE — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Majene menggelar debat kandidat bagi pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup). Debat kandidat dipusatkan di Gedung Boyang Assamalawuang Majene, Sabtu, 17 Oktober.

Para tim paslon dibatasi, karena KPU membatasi jumlahnya maksimal 40 orang saja untuk masingg-masing paslon. Di situ ada timnya, baik partai pengusung masing-masing paslon.

Pembatasan ini kata Komisioner KPU Majene Devisi Data, Sulfan Sulo, dengan memberi tanda pengenal, bagi masing-masing tim. “Kita sengaja membatasi, jangan sampai terjadi gesekan bila terlalu ramai, sehingga hanya yang gunakan ID Card yang bisa masuk,” katanya.

Jika tidak diatur secara bersama, menurut Sulfan, tensi saat debat bisa pun memanas. “Ini kan masing-masing calon memaparkan visi-misi, jangan sampai saat calon tertentu berbicara ada teriakan dari pendukung lain yang membuat tersinggung, otomatis bisa berdampak keamanannya, sehingga KPU meminta semua menjaga berjalannya debat kandidat,” ujarnya.

KPUD telah menjadwalkan dengan para tim masing-masing kandidat, berlangsung 3 putaran. Debat mendengar visi misi paslon, mulai dari pembangunan ekomoni, kesejahteraan, tata kelola pemerintahan.

KPU telah menunjuk akademisi yang bisa memandu debat ini, akademisi dari UMI, Prof Nasir Hamzah, kedua Prof Said Sampara, serta Dr Firdaus Muhammad dari UIN, materinya akan dibagi-bagi ke panelis ini untuk memandu jalannya debat. Debat kandidat pilkada Majene yang berlangsung pada 17 Oktober, 15 Nopember dan 29 Nopember. (ham/wik)

loading...
Click to comment
To Top