Pembuktian Awal Klopp – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Pembuktian Awal Klopp

FAJAR.CO.ID, LIVERPOOL – Segala tentang Juergen Klopp menjadi hit saat ini. Manajer Liverpool itu memang sedang menjalani masa bulan madu. Bukan hanya dengan fans Liverpool, melainkan juga dengan publik dan media massa di Inggris.

Pertanyaannya, akan berapa lama bulan madu itu berlangsung? Apakah kalau performa Liverpool jeblok masa bulan madu masih bertahan?

Agar tetap terjaga, Liverpool dituntut tampil apik, setidaknya seri ketika melawan Tottenham Hotspur di White Hart Lane, malam ini (beIN Sports 3 pukul 18.00 WIB).

Masalahnya, Klopp dengan gaya bermain gegenpressing-nya yang terkenal itu, tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Liverpool saat ini. Bukan hanya karena waktu persiapan yang masih singat. Selain itu, juga karena banyaknya pemain cedera.

Setidaknya ada tujuh pemain The Reds yang terkapar cedera dan dalam perawatan. Ditambah dengan dua pemain yang tidak dalam kondisi 100 persen.

Parahnya, enam di antaranya adalah mereka yang sering menghuni starting line-up Liverpool. Yakni gelandang sekaligus kapten tim Jordan Henderson, Christian Benteke, Roberto Firmino, Joe Gomez, Jon Flanagan, serta Danny Ings.

Ings menjadi pemain terbaru yang harus menepi setelah dirinya didiagnosis menderita cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament) setelah menjalani sesi latihan kemarin. Ings adalah pemain kedua setelah Gomez yang terkapar karena ACL. Gomez sendiri menderita cedera tersebut setelah membela timnas Inggris U-21 Selasa lalu.

Keduanya pun diprediksi bakal absen hingga akhir musim. Kabar ini bak petir di siang bolong bagi Kloppo, panggilan Klopp. Sebab, Ings sebenarnya diperlukan untuk menyempurnakan formasi 4-2-3-1 yang menjadi kekuatan inti sistem gegenpressing.

Dengan mengandalkan kemampuan bagus Ings dalam membayangi setiap passing lawan, maka bola yang berhasil direbut dapat langsung disalurkan kepada Daniel Sturridge yang didapuk sebagai targetman. Selain tentu saja, ditunjang oleh eksplorasi sayap dari Adam Lallana maupun Philippe Coutinho.

“Ok. Cedera itu memang sesuatu yang tidak bagus. Namun, kenyataan itu tidak bisa diubah,” ujar Klopp seperti dilansir The Telegraph.

”Pemain tersisa berada dalam kondisi baik. Yang penting aku ingin melihat permainan yang berani namun menyenangkan dari mereka,” imbuh pelatih kelahiran Stuttgart 48 tahun lalu tersebut.

Klopp boleh saja memberikan semangat kepada para pemainnya seperti itu. Namun, dirinya tentu harus menemukan solusi sehingga The Kop, julukan lain Liverpool, yang hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir, bisa segera kembali ke performa yang benar.

Karena itu, pandit Sky Sports Phil Thompson mengemukakan bahwa ada kemungkinan Klopp bakal merubah taktiknya ketika melawan Tottenham malam nanti. Salah satunya adalah merubah formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-3-2-1.

Dengan menggunakan formasi tersebut, posisi Ings pun dihilangkan sehingga tusukan dari tengah praktis hanya bisa dilakukan oleh Sturridge sebagai targetman. Gantinya, sektor flank atau sayap bakal diperkuat oleh mantan pelatih FSV Mainz 05 dan Borussia Dortmund itu dengan memberikan kepercayaan kepada Adam Lallana dan Philippe Coutinho, ditunjang oleh overlapping dari dua fullback Liverpool Nathaniel Clyne-Alberto Moreno.

Lebih mengeksplorasi kecepatan dari tepi lapangan tidak membuatnya lupa akan pertahanan. Taktik menumpuk pemain di lini tengah pun dilakukan dengan memasang tiga pivot guna membentengi Martin Skrtel-Mamadou Sakho. Tiga holding itu adalah Lucas Leiva yang bertindak sebagai jangkar dengan diperkuat oleh James Milner di sisi kanan serta Emre Can di sebelah kiri.

Dengan perubahan ini, gegenpressing yang menjadi ciri khas Klopp tetap terjaga, walaupun tentu saja tidak sekuat tanpa adanya Ings. Menurut Thompson, semua ini demi menjaga dominasi Liverpool dari Tottenham selama lima pertemuan terakhir.

“Selama beberapa tahun terakhir Liverpool memiliki rekor fantastis atas Tottenham dan Juergen Klopp akan mempertahankan hal itu dengan melihat komposisi terbaiknya,” tutur Thompson seperti dilansir Sky Sports.(apu/ham)

Click to comment
To Top