USAID Inisiasi Kerjasama LPTK dan Pemda – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

USAID Inisiasi Kerjasama LPTK dan Pemda

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Untuk meningkatkan mutu  pendidikan di daerah, USAID PRIORITAS menginiasi kerjasama  antara Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) atau lembaga pemroduksi guru dengan pemda-pemda di Sulawesi Selatan. Kerjasama ini diharapkan bisa memecahkan berbagai masalah pendidikan di daerah.

“Kita  mendorong  LPTK menjadi service provider atau penyedia layanan untuk provinsi, kabupaten dan kota, serta Kemenag dalam rangka pelatihan guru dan konsultasi untuk manajemen pendidikan dasar,” ujar Mark Hayward, Adviser USAID PRIORITAS di hadapan peserta Workshop Perencanaan Bisnis Strategis LPTK di hotel Swiss Bell In Makassar 16 – 17 Oktober.

Selama ini USAID PRIORITAS telah bekerjasama dengan LPTK mengembangkan berbagai modul pelatihan untuk peningkatan mutu pendidik,  melatih dosen-dosen di  LPTK  menjadi fasilitator pembelajaran aktif dan  manajemen berbasis sekolah, melibatkan mereka dalam pendampingan sekolah-sekolah. “USAID PRIORITAS memberikan dampak yang signifikan terhadap model pelatihan yang kita terapkan. Dulu kita  membawa model-model perkuliahan ketika melatih guru, sekarang basis kita adalah praktik di lapangan yang hasilnya  lebih nyata,” ujar Farida Ohan, Koordinator Divisi Program PSE (Pusat Sekolah Efektif); lembaga di UNM yang selama ini sudah sering melakukan kerjasama pelatihan  dengan pemerintah daerah.

Menurutnya inisiasi kerjasama yang digagas USAID PRIORITAS akan menguatkan kerjasama yang selama ini sudah dibangun antara PSE dengan Pemda. “Kerjasama ini akan menambah sumber daya,  memperluas jaringan, membuka peluang kerjasama yang lebih luas dan memperkaya model-model intervensi yang akan kita lakukan ke daerah,”ujarnya.‎

Prof Arismunandar, Rektor UNM yang membuka acara mengatakan bahwa kerjasama ini akan membuat program-program yang selama ini sudah dijalankan oleh USAID PRIORITAS, akan bisa lebih berkelanjutan. “Semangat kita adalah meneruskan apa yang selama ini sudah dilatihkan USAID PRIORITAS. Program pendidikan yang sudah sangat baik ini tidak boleh hilang saat sudah selesai di tahun 2017, kita bersama-sama akan melanjutkannya,”ujarnya.

Pertemuan dihadiri oleh tujuh belas utusan dinas pendidikan dan Kemenag dari empat kabupaten yaitu Bantaeng, Bone, Toraja, dan Pinrang. Mereka  bertemu dengan representasi dari enam lembaga pemroduksi guru yaitu  UIN Alauddin,  UNM, Universitas Cokroaminoto Palopo, IAIN Palopo, Universitas Muhammadiyah Parepare, dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Di hadapan semua peserta,  Alimin, Kabid Kurikulum Dikpora Pinrang, menguraikan beberapa program yang diusulkan dikerjasamakan dengan LPTK; seleksi calon kepala sekolah, pelatihan calon kepala sekolah, pelatihan pengawas, pelibatan LPTK pada kegiatan KKG dan MGMP, pengembangan dan pengelolaan laboratorium dan perpustakaan.

Sedangkan H. Baidawi, Seksi Mapenda Kemenag Bantaeng, menawarkan kerjasama untuk pelatihan K13 untuk guru MI, administrasi dan model pembelajaran, pemberdayaan KKG/MGMP dan Pelatihan Operator Sekolah.
Menurut Jamaruddin, Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan, salah satu tantangan kerjasama ini adalah LPTK harus mampu menyediakan tenaga-tenaga yang berkelas di bidangnya, “LPTK harus mampu menyediakan tenaga yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujarnya. ‎(ris)

Click to comment
To Top