BPS Lutim Sosialisasi Perubahan Tahun Dasar PDRB – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

BPS Lutim Sosialisasi Perubahan Tahun Dasar PDRB

FAJAR.CO.ID, MALILI — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur tahun ini melakukan perubahan metodologi perhitungan pada indikator Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Sejalan dengan hal itu, BPS Luwu Timur melakukan sosialisasi perubahan tahun dasar PDRB dari tahun dasar 2000 menjadi tahun dasar 2010 yang diikuti para Kepala SKPD di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Senin 19 Oktober.

Kepala BPS Luwu Timur, Guruh Wahyu Martopo mengatakan dipilihnya tahun dasar 2010 memiliki sejumlah alasan antara lain, pada tahun 2010 keadaan perekonomian Indonesia sudah relatif baik dan stabil.

Selain itu, juga disebabkan pengaruh perekonomian global terhadap struktur perekonomian nasional dalam sepuluh tahun terakhir terutama di bidang informasi dan teknologi serta transportasi yang berpengaruh terhadap pola distribusi dan munculnya produk-produk baru.

 

[NEXT-FAJAR]

Alasan lainnya, kata Guruh, juga dilatarbelakangi adanya rekomendasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang pergantian tahun dasar dilakukan setiap lima atau 10 tahun sekali dan mengimplementasikan System of National Account 2008 (SNA2008) dalam penyusunan PDRB.

“konsistensi antara tiga pendekatan PDRB dan memperkecil perbedaan antara PDB nasional dan PDRB” tandasnya.

Sementara itu, Sekda Luwu Timur, Bahri Suli saat membuka sosialisasi ini mengatakan PDRB merupakan salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu daerah dalam suatu periode tertentu, baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan.

PDRB berkontribusi pada arah kebijakan utama pembangunan wilayah. Dengan demikian, PDRB dapat digunakan untuk memperkirakan besaran sasaran pembangunan lainnya yang terkait dengan perkiraan pendapatan masyarakat.

 

[NEXT-FAJAR]

Demikian juga pada penyusunan Indeks Pembangunan Manusia. Perubahan metodologi penghitungan IPM juga dilakukan, yaitu pada dimensi/indikator penyusunnya, dan agregasi indeks. (Syahruddin)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top