Demam Berdarah Masih Ancam Temanggung, 377 Warga Terjangkit, 3 Meninggal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Demam Berdarah Masih Ancam Temanggung, 377 Warga Terjangkit, 3 Meninggal

TEMANGGUNG – Penyakit demam berdarah nampaknya masih mengacam Kabupaten Temanggung. Jumlah penderita demam berdarah (DB) terus bertambah. Hingga Oktober ini tercatat ada 377 warga Temanggung terjangkit penyakit yang disebarkan oleh nyamuk tersebut.

“Hingga bulan Oktober ini ada sekitar 377 warga terjangkit DB, tiga diataranya meninggal, sementara ada lima pasien yang masih dirawat di rumah sakit,” kata Kasie Kepala Seksi Pengendali dan Pemberantasan Penyakit Menular, Sukamsih, di ruang kerjanya Selasa (20/10).
Sukamsih menjelaskan wilayah penyebaran penyakit DB juga meluas. Bila tahun lalu ada 16 desa tahun ini bertambah menjadi 20 desa yang tersebar di enam kecamatan. Keenam kecamatan tersebuta adalah Ngadirejo, Parakan, Pringsurat, Temanggung, Kranggan dan Kedu.
“Ada tambahan 4 desa yang pada tahun 2015 tidak ditemukan kasus DB, namun tahun ini warganya ikut terjangkit, empat desa itu Walitelon di Kecamatan Temanggung, Panjang Sari dan Karangsari di Parakan dan Danupayan di Bulu,” terangnya.
Status KLB paling terakhir terjadi di tiga desa yaitu Desa Sumbersari di Kecamatan Parakan, Kampung Legoksari di Kelurahan Temanggung II dan Desa Danupayan Kecamatan Bulu. Sukamsih menyatakan tahun ini terbilang lebih banyak. Hingga akhir 2014, jumlah penderita ada sebanyak 420 jiwa.
“Karena ini kemarau. Pasokan berkurang dan orang juga akan sayang kalau harus menguras bak-bak mandi,” tambah Kamsih.
Selain itu, penyebab penyebaran DBD juga terindikasi merupakan bawaan dari daerah-daerah lain. Pasalnya kasus DBD banyak terjadi di tempat yang dilalui jalan-jalan besar untuk akses berbagai kendaraan antar kota. Yaitu di jalan-jalan utama sepanjang Kecamatan Prinsurat, Kranggan, Temanggung, Kedu, Parakan dan Ngadirejo. (din)

loading...
Click to comment
To Top