Ini Komentar Ketua Fraksi Hanura Soal Tangkap Tangan Dewi Yasin Limpo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ini Komentar Ketua Fraksi Hanura Soal Tangkap Tangan Dewi Yasin Limpo

JAKARTA – Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura yang diduga ditangkap Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Selasa (20/10) malam. Anggota DPR RI Dewi Yasin Limpo itu diduga merupakan adik kandung, dari gubernur di Sulawesi itu.

Hal ini dikuatkan dengan pernyataan Ketua Fraksi Hanura DPR, Nurdin Tampubolon. Menurutnya, dia sudah membaca berita di media online soal dugaan penangkapan anggota fraksinya itu. Namun, hingga saat ini, DYL belum bisa dihubungi.

BACA JUGA : Tanggapan Ketua DPR Hanura Sulsel

“Coba kontak beliau memang HP (handphone) belum hidup. Saya belum bisa berikan info apapun terhadap itu. DPP juga ketum memerintahkan saya mencaritahu permasalahannya apa,” ujar Nurdin, di sela-sela rapat Pansus Angket Pelindo II di DPR, Selasa malam.

Meski belum yakin seratus persen, Nurdin menyebut kemungkinan besar memang DYL-lah yang dicokok KPK.

“Kelihatannya memang jelas dia ditangkap, kasusnya apa saya tidak tahu,” tukas Waketum DPP Hanura itu.

Malam ini KPK mengamankan seorang politikus perempuan di DPR dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah lokasi di Jakarta. Ia ditangkap bersama lima orang lain yang saat ini sudah berada di KPK.

Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Hanura DPR Syarifuddin Sudding belum berani memastikan jika yang diciduk lembaga pimpinan Taufiqurahman Ruki Cs, itu adalah kader partainya.

Ketua DPP Partai Hanura Syarifuddin Suding menegaskan pihaknya masih menunggu pengumuman resmi KPK.

Anggota Komisi Hukum DPR itu mengaku belum tahu apa benar yang diamankan KPK itu adalah kader partainya.

“Sampai saat ini kami menunggu pengumuman resmi KPK,” katanya seperti dikutip dari JPNN.com, Selasa (20/10) malam.

Menurut Sudding, sejauh ini informasi soal tertangkapnya kader Hanura itu baru dikabarkan oleh media, maupun berkembang di media sosial. Sedangkan KPK belum mengumumkan secara resmi. Karenanya, Sudding belum memastikan.

“Jadi, kami belum tahu bagaimana kepastiannya karena yang beredar itu kan informasi dari media,” kata Sudding.(fat/boy/jpnn)


 

loading...
Click to comment
To Top