Ini Penyebab Suami Tega Bunuh dan Kubur Istri Didalam Kamar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Ini Penyebab Suami Tega Bunuh dan Kubur Istri Didalam Kamar

FAJAR.CO.ID, NGAWIWarga Ngawi, Jawa Timur digegerkan dengan kabar pembunuhan sadis yang dilakukan Narto, 35 terhadap istrinya sendiri, Muryani. Setelah puas menghantam kepala sang istri hingga tewas, Narto langsung mengubur belahan jiwanya di kamar tidur. Senin (19/10), kasus itu terungkap.

Saat ini kasus tersebut ditangani Polres Ngawi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Narto dan Muryani sering perang mulut. Terakhir perang mulut itu terjadi dini hari kemarin.  Percekcokan tersebut berujung aksi kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Muryani. Untuk menghilangkan jejak perbuatannya, Narto mengubur korban menjelang subuh.

Setelah mengubur jasad istrinya di kamar yang berukuran 4 x 3 meter, Narto membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian, lalu pergi ke Polsek Karangjati untuk menyerahkan diri.

Pelaku rupanya cemburu dengan perempuan yang sudah memberinya seorang anak tersebut. Sejak bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Surabaya setahun terakhir, Muryani jarang pulang ke kampung halaman.

Korban juga sering berkomunikasi dengan pria lain via telepon seluler. ”Mungkin cemburu dengan istrinya (Muryani, Red),” jelas Kapolres Ngawi AKBP Suryo Sudarmaji. [baca juga: KEJAM! Istri Dibunuh dan Dikubur di Kamar Tidur]

Tersangka membeberkan, sejak bekerja di Surabaya, tingkah polah Muryani berubah drastis. Dulu dia tidak tahu-menahu soal bersolek, tapi sekarang pandai merias wajah dan berbusana. Pakaian yang dikenakan juga superseksi.

”Motif yang kami tangkap baru itu. Meski begitu, kami akan terus mengorek keterangan pelaku. Kondisinya masih labil,” urainya.

Akibat kecelakaan, kaki kanan tersangka diamputasi. Narto sebelumnya merupakan pedagang pentol keliling. Karena kondisi fisiknya yang cacat, Narto hanya menghabiskan waktu di rumah. (odi/dip/c7/any/jpnn) 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top