Kelaparan di Hutan, Serahkan Diri ke Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Kelaparan di Hutan, Serahkan Diri ke Polisi

KENDAL, RAJA – Ks, lelaki yang diduga menghabisi Sekretaris Desa (Sekdes) Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah Sabtu (17/10) malam menyerahkan diri ke Mapolsek Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Dia mengaku kelaparan setelah seharian bersembunyi di dalam hutan dan turun ke rumah temannya. Ks mengaku nekad menghabisi korban karena jengkel dan dendam.

Dengan diantar kakak kandung dan temannya, Ks yang kondisinya lemas ini mengakui semua perbuatannya.

Kepada petugas dia mengaku sudah menyimpan dendam kepada korban karena kerap menganggu istirahat. Pelaku yang sudah emosi kemudian mengambil parang di dapur rumahnya dan menghampiri korban yang sedang memandikan burung. “Saya terganggu dia (korban) yang menganggu saat saya sedang istirahat siang itu,” akunya.

Ks mengatakan, menghantam korban Ngarjo dengan sebilah parang secara membabi buta dan sempat tersadar ketika korban sudah berlumuran darah. Melihat korban bersimbah darah pelaku masuk ke dalam rumah kemudian kabur melalui pintu belakang.

Kepada penyidik Ks mengaku kabur ke dalam hutan di belakang rumah dan bersembunyi. Pakaiannya yang berlumuran darah dibakar di hutan dan dia mengambil baju yang ada di gubuk sekitar hutan.

“Pakaian saya berlumuran darah kemudian saya bakar di tengah hutan. Kebetulan ada gubuk banyak pakaian dan sarung. Saya ambil saja dan terus berjalan sambil sesekali bersembunyi,” tuturnya.

Dalam pelariannya Ks tidak makan dan minum dan berjalan kaki ke arah utara. Dirinya yang sudah lemas karena kelaparan kemudian mendatangi rumah temannya di Dusun Kwangsan Desa Magelung sekitar 10 kilometer dari tempat pelaku bersembunyi.

Sementara itu, teman Ks mengatakan bahwa Ks mendatangi rumahnya dalam keadaan lemas dan pucat. “Kondisinya mengenaskan karena mengaku tidak makan dan minum selama pelariannya. Dia meminta untuk diantar ke Polsek Kaliwungu guna menyerahkan diri,” jelas teman Ks.

Temannya itu kemudian mendatangi kakak Ks. Kepada polisi, kakak tersangka itu menceritakan bahwa adiknya berada di rumah dan ingin menyerahkan diri ke polisi.

“Saya gemetar melihat adik saya, kemudian saya tanya sudah yakin dan siap untuk menyerahkan diri. Adik saya bilang siap dan bertanggungjawab dengan perbuatannya,” ujar kakaknya.

Ks kini masih menjalani pemeriksaan petugas. Polisi sampai kini juga masih mencari barang bukti parang yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa Ngarjo. (mrd)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top