Komitmen Jaga Ketentraman, AIS Hindari Arak-Arakan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Komitmen Jaga Ketentraman, AIS Hindari Arak-Arakan

FAJAR.CO.ID, BARRU — Kedewasaan berpolitik pasangan Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS) kembali ditunjukkan. Jika dua kubu rivalnya saling mengerahkan massa untuk arak-arakan atau konvoi di jalanan, maka kandidat nomor urut 3 itu justru tidak terpancing ikut memobilisasi pendukung dan simpatisannya mengganggu ketertiban umum.

Malah, pasangan bertagline “Bekerja untuk Rakyat” tersebut, lebih memilih turun langsung menemui masyarakat setiap harinya, baik di wilayah perkotaan maupun di pelosok terpencil yang medan jalannya butuh waktu berjam-jam.

Ketua Tim Pemenangan AIS, Andi Zulkifli Muis menuturkan, meski tidak sedikit relawan ingin melakukan konvoi, namun pihaknya selalu menghimbau agar menghindari cara-cara tersebut. Sebab, arak-arakan di jalanan hanya akan mengganggu ketertiban umum.

“Lebih baik kita fokus sosialisasi saja secara langsung ke masyarakat ketimbang kita arahkan relawan arak-arakan atau konvoi,” tutur Andi Zulkifli Muis, Senin 19 Oktober.

Andi Ijul, sapaan akrab Andi Zulkifli Muis memaparkan, mengerahkan pendukung konvoi dan arak-arakan menggunakan sepeda motor, mudaratnya lebih banyak. Selain bisa menimbulkan kemacetan, konvoi juga mengganggu ketentraman warga. Begitu juga bisa memakan korban kecelakaan, karena biasanya banyak yang tidak mengenakan helm.

“Karakter masyarakat kita juga di Barru hanya suka yang adem-adem, atau tidak berisik. Sehingga, kami sebisa mungkin menjaga itu, dan berusaha untuk memberikan pendidikan politik yang santun, dan simpatik,” tambah Ijul.

Sekadar diketahui, semenjak tahapan kampanye digelar, dua kubu pasangan lainnya, yakni Andi Anwar Aksa-Adhan, dan Malkan Amin-Salahuddin Rum, seakan saling pamer pendukung melalui konvoi di jalanan dengan menggunakan sepeda motor.

Sambil menguasai jalanan di saat konvoi, tak jarang juga mereka sengaja membesar-besarkan bunyi knalpotnya, dan berteriak di sepanjang jalan yang dilalui. Padahal, konvoi damai sudah difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat tahapan kampanye dimulai.

Berdasarkan pantauan, khusus konvoi Malkan-Salahudddin, selama satu bulan terakhir tercatat sudah dilakukan dua kali. Pertama saat pengukuhan relawan Racing Motor di Sumpang, serta pekan lalu yang melibatkan puluhan kendaraan roda dua.

Sementara Anwar-Adhan, menggelar konvoi dengan jumlah besar-besaran, Senin (19/10), baik menuju lokasi pertemuan, maupun usai mengikuti sosialisasi. Seakan sudah disiapkan, para peserta konvoi rata-rata mengenakan baju bergambar atribut pasangan nomor urut 1 itu hingga mengganggu ketertiban umum. (*/wik)

loading...
Click to comment
To Top