Pelihara Hewan, Tumbuhkan Empati Anak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Pelihara Hewan, Tumbuhkan Empati Anak

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Proses menumbuhkan empati anak sebaiknya dilakukan sejak dini. Salah satu caranya dengan aktivitas memelihara hewan.

Psikolog Pendidikan dan Perkembangan Universitas Negeri Makassar (UNM), Eva Meizara Puspita Dewi SPsi MPsi Psikolog menjelaskan, manfaat anak memelihara hewan dalam rangka perkembangannya sangat banyak. Oleh karenanya, orang tua jangan takut untuk hal itu.

“Bagus sekali apabila dari kecil anak sudah punya peliharaan hewan. Karena ada banyak manfaat. Anak-anak akan belajar bertanggung jawab. Bagaimana cara dia merawat binatang kesukaannya,” kata Eva.

“Bukan itu saja, anak akan berempati. Tahu karakter hewan peliharaannyam misalnya kalau gini, berarti hewannya lapar jadi harus dikasih makan. Serta melatih anak penuh kasih sayang,” sambungnya.

Lebih jauh, perempuan kelahiran Malang, Jawa Timur ini mengatakan juga sekaligus media pembelajaran bagi anak. Buah hati akan tahu apa-apa saja pengetahuan tentang dunia binatang.

“Pemilihan hewannya pun harus sesuai keinginan anak anak. Orang tua jangan memaksa anak untuk pelihara hewan  ini atau itu, tetapi orang tua sebagai fasilitator. Paling penting juga terus melakukan pengawasan kepada anaknya,” ujarnya.

Senada hal tersebut juga dikatakan Dokter Anak Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), Dr dr Bob Wahyudin SpAK. Menurutnya, anak yang memiliki hewan peliharaan akan berdampak positif dan negatif.

“Dia berdampak positif karena bisa membantu aspek tumbuh kembang anak. Anak lebih penyayang, melatih psikomotor, kognitif, serta efek sosialnya lebih baik,” akunya.

Bukan itu saja, dikatakan dr Bob hadirnya hewan peliharaan membuat anak belajar berinteraksi. “Perhatian mereka lebih bervariasi. Tidak sekadar nonton dan sebagainya, tetapi juga sarana belajar. Anak akan lebih tahu tentang hewan,” tambahnya.

Meski begitu, dr Bob juga mewanti-wanti para orang tua juga tidak sepenuhnya melepas anaknya untuk memelihara hewan. Perlu ada pendampingan dari orang dewasa.

“Jangan sampai si anak jadi penyiksa hewan atau hewan yang tidak bersih ketika anak melakukan interaksi jelas bisa menyebarkan kuman. Orang tua juga penting melakukan pengawasan,” ujar pria penyuka ikan koi ini. (Muhammad Ashri Samad)

loading...
Click to comment
To Top