Sungai Dangkal, Nelayan Akhirnya Memilih “Liburan” di Rumah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Sungai Dangkal, Nelayan Akhirnya Memilih “Liburan” di Rumah

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA –– Pendangkalan yang terjadi di muara Sungai Bialo membuat nelayan setempat tidak dapat tangkapan ikan. Itu karena nelayan memilih “liburan” di rumah. Kapal-kapal yang ditambatkan di pelabuhan ikan tersebut tidak dapat melintas.

Salah seorang nelayan, Zainuddin mengatakan, kondisi air yang surut mengakibatkan kapal penangkapan ikan miliknya yang berlabuh di pelabuhan ikan tidak bisa diarahkan ke laut. Kapal-kapal nelayan yang berukuran sedang hingga besar kandas menyentuh dasar air sungai.

“Ia, tidak bisa karena berlabuhmi di sini sehari setelah melakukan pembongkaran hasil tangkapan 2 hari yang lalu langsung surut air, otomatis tidak bisa bergerak ini kapal jadi diparkirji saja sambil menunggu air pasang kembali,” ungkapnya, Selasa 20 Oktober.

[NEXT-FAJAR]
Sebagai solusinya kata Ismail, yang juga nelayan setempat, terpaksa menggunakan sampan kecil untuk melaut. Hal ini terpaksa dilakukan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, meskipun hasil tangkapan jauh lebih kecil yang penting asap di dapur tetap mengepul.

“Karena kalau tidak begituki, dimanaki mau cari uang untuk makan anak-anak sama istri kodong. Jelas sedikit sekaliji di dapat, tapi yang penting ada yang bisa dimakan,” ujarnya.

Sementara itu, harga ikan di Pasar Sentral Bulukumba mengalami kenaikan yang cukup drastis. Hamzah, salah seorang penjual ikan mengatakan, kenaikan harga ikan bahkan mencapai 100 persen.

“Naik mentong (harga) ini, ikan yang ukuran kecil saja mahalmi juga, sekitar Rp10.000 per ekor, na sebelumnya cuma Rp 5.000,” tambahnya. (Mustaqim)

Click to comment
To Top