100 Pengusaha Tambang Bahas KIB – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

100 Pengusaha Tambang Bahas KIB

FAJAR.CO.ID, BANTAENG, — Tercatat ada 100 pengusaha tambang dipastikan akan menghadiri “Informal Meeting Pengusaha Tambang Nickel” pada 23-24 Oktober yang dipusatkan di Gedung Balai Kartini, Kabupaten Bantaeng.

Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Bantaeng Taufik Fachruddin mengatakan, kegiatan ini sengaja dilaksanakan untuk melihat persiapan pengoperasian Kawasan Industri Bantaeng (KIB) yang rencananya bulan Februari mendatang.

Sebagai penanggung jawab KIB, kata Taufik, pada pertemuan tersebut itu akan dihadiri langsung oleh Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), serta bakal dihadiri para petinggi dari perusahaan Smelter dan pengusaha tambang nikel. Dengan mengangkat tema yakni Menyongsong Era Industrialisasi kabupaten Bantaeng (Kesiapan Infrastruktur dan Pendukungnya), dianggap mampu mendapat support dari semua pihak, khususnya Kementrian ESDM dan ESDM Sulsel.

” Yang kami akan bahas adalah bagaimana kesiapan bahan baku atau nikel serta bahan baku lainnya sebagai pendukung utama pasokan produksi,”kata Taufk kepada FAJAR, Rabu 21 Oktober.

Apalagi kata Taufik, dipenghujung tahun 2015 ini ada dua perusahaan smelter yang diupayakan telah bisa beroperasi. Olehnya itu, maka dibutuhkan pemikiran dan masukan dari pengusaha tambang. “Sekaligus pemaparan tentang kesiapan perusahaan Smelter yakni PT Huadi dan PT Titan untuk memulai produksi,”jelasnya.

Diketahui, dari 3000 hektare yang telah dipersiapkan untuk kawasan Industri tersebut. Hingga saat ini sudah ada 800 hektare yang sold out. ” Luas lahan 3.000 hektare dan sampai saat ini sudah sold out/ laku hampir 800 ha dan saat ini dalam tahap rencana pembebasan sekitar 300 ha lebih,”urainya.

Katanya, diluar dari dua perusahaan yang akan beropeasi paling lambat menyebrang ke Februari itu, lanjut Taufik, selebihnya baru sekitar 10 persen atau masih dalam tahap pembebasan lahan. Misalnya saja, PT Indonesia Semarang Stell tahap penyelesaian pembebasan dan finalisasi dan awal Nopember mulai aktivitasnya. Kemudian, PT Mitra Tambang Selaras, PT ChongNing, PT Cinta Jaya. PT Multi Kilang,  PT Century Indonesia Mining, itu masih berproses.

” Semoga pelaksanaan pembangunan smelter di Bantaeng berjalan lancar tepat waktu sesuai target dan mendapat support suplay material yang tersedia dan mendapatkan support dari pemerintah pusat, khususnya ketenangan dan kepastian regulasi berinvestasi di Indonesia,”harapnya. (taq)

Click to comment
To Top