Bedah Program Idris-Suardi di Penanggulangan Bencana – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Bedah Program Idris-Suardi di Penanggulangan Bencana

FAJAR.CO.ID, BARRU — Tahapan kampanye di Pilkada Barru benar-benar dijadikan momentum pasangan Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS) memperkenalkan berbagai programnya untuk terus melanjutkan pengabdian memajukan Barru.

Tidak seperti kandidat lainnya yang kadang hanya sibuk menjelek-jelekkan orang lain, tapi pasangan Idris-Syukur justru fokus memanfaatkan masa sosialisasi ‘menjual’ programnya yang siap dijalankan jika diberikan amanah.

Setelah memperkenalkan program di bidang kesehatan, kini giliran program antisipasi bencana dirancang pasangan bertagline “Bekerja untuk Rakyat” tersebut. Salah satunya mengantisipasi kebakaran.

Sesuai visi-misinya, pasangan yang kedua-duanya bergelar magister di bidang akademik tersebut, akan menyiagakan mobil pemadam kebakaran (damkar), masing-masin satu unit di setiap kecamatan.

Mobil damkar itu, nantinya stanby di ibu kota kecamatan. Sehingga jika ada kebakaran sewaktu-waktu, maka antisipasinya bisa lebih cepat, karena damkar dan petugasnya sudah berkantor di posko penanggulangan bencana di tiap kecamatan.

“Jadi kedepan kita harapkan, keberadaan damkar di tiap kecamatan, bisa cepat mengantisipasi kalau ada kebakaran yang terjadi sewaktu-waktu, baik di pemukiman warga, maupun di kawasan hutan-hutan,” papar Idris Syukur, Jumat  23 Oktober.

Selain mobil damkar disiagakan mengantisipasi kebakaran, kendaraan yang bisa menampung air itu, juga bisa difungsikan mengantarkan air bersih ke pemukiman warga, terutama di musim kemarau berkepanjangan, seperti yang dirasakan selama beberapa bulan terakhir.

“Jadi bukan hanya difungsikan saat kebakaran saja, tapi sewaktu-waktu bisa mengangkut air untuk dibagi-bagikan secara gratis ke pemukiman warga, terutama yang mengalami krisis air,” pungkas Idris yang tak lain tokoh penggerak investas daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Barru Andi Wawo memberikan pujian terhadap Idris-Suardi yang benar-benar menjadikan momentum pilkada untuk memperkenalkan berbagai program yang ingin difokuskan saat terpilih nantinya.

“Ini baru kandidat yang memang fokus mengkampanyekan jualan programnnya. Dan bukan justru sibuk menjelek-jelekkan orang, serta mengabaikan esensi pilkada, yakni menawarkan ide dan gagasan,” pungkas Andi Wawo.(*/wik)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top