Honorer K2 Sulit Jadi CPNS – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Honorer K2 Sulit Jadi CPNS

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Janji bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, mengakomodir kembali honorer kategori dua (K2) yang gagal lolos dalam pengangkatan tahap awal menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sulit dipenuhi. Badan Kepagawaian dan Diklat Daerah (BKDD) belum berani melakukan verifikasi berkas sebelum ada laporan Syarat Keterangan Pertangunjawaban Mutlak (SKPJM) dari instansi mana mengabdi.

Diketahui, Jumlah honorer K2 yang lulus dalam pengumuman awal melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencapai 781 orang. Hanya, hasil verifikasi berkas pasca dinyatakan lulus dan sudah mendapatkan surat keputusan (SK) pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru 240 orang, sisahnya belum sama sekali. Mereka batal lolos menjadi CPNS disebabkan berkas dianggap palsu. Masa pengabdian dan beberapa kelengkapan berkas lainnya. Selanjutnya, Pemkab bersedia mengakomodir asalkan K2 yang tersisa mampu melengkapi berkas akan kekurangannya. “Kami siap melakukan verifikasi berkas. Tapi, harus ada laporan dari SKPD masalah SKPJM-nya,” ujar Kabid Pengadaan Pegawai BKDD Bulukumba, Andi Mappiwali, sabtu 24 Oktober.

Pihaknya bukan meragukan akan keaslian SKPJM dari SKPD, yang sudah dikeluarkan. Namun, yang diperlukan sebelum verifikasi berkas dilakukan yakni harus ada laporan pertanggungjawaban instansi terhadap akan penerbitannya. Sebab, kenapa misalnya baru sekarang muncul, bukan sejak awal. Meski diakui, berkas SKPJM ini bukan salah satunya menjadi persyaratan mutlak, masih ada beberapa poin yang lainnya. Hanya, jika memang menyakinkan jelas akan diakomodir kembali guna diangkat menjadi pegawai. “Iya, kami butuhkan ada laporan dari SKPD. Misalnya, dia menandatangani SKPJM honorer karena ada pertimbangan tertentu. Kalau tidak, saya tidak mungkin verifikasi berkasnya,” jelasnya.

Dia menambahkan, perintah bupati supaya dilakukan verifikasi berkas bagi honorer K2 yang belum lolos, karena mungkin berdasar banyaknya sorotan dari luar. Hanya, dia menyakini bupati mengharapkan verifikasi sepanjang dianggap memenuhi syarat yang berlaku, bupati juga tidak mungkin akan mendorong yang belum lengkap berkasnya. Sedangkan, sejauh ini jumlah honorer K2 yang sudah memasukkan berkas ke BKDD Bulukumba diperkirakan baru mencapai 100-an orang lebih. Verifikasi berkas belum bisa dilakukan sampai sekarang.
“Saya kira bupati tidak mungkin mendorong diverifikasi, kalau tidak lengkap. Meski sudah memerintahkan diverifikasi,” uungkapnya. (Mustaqim Musma)

loading...
Click to comment
To Top