Pelaku Skiming ATM Gasak Rp 24 Triliun Diciduk Bareskrim – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Pelaku Skiming ATM Gasak Rp 24 Triliun Diciduk Bareskrim

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri memboyong seorang warga Bulgaria, Iliev Dimitar Nikolov ke ruang tahanan. Nikolov adalah tersangka atas kasus pembobolan ATM dengan modus skimming.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Anang Iskandar mengatakan sejak 2013 Nikolov diketahui telah menjalankan aksinya di Bali. Tercatat  korban akibat perbuatan tersangka mencapai 1598 nasabah di Eropa.

“Korbannya banyak, 1598 kartu nasabah serta kerugian Rp 24 triliun melalui 509 ATM,” kata Anang saat memberikan keterangan persnya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/10).

Anang menjelaskan modus yang digunakan oleh pelaku masih tergolong lama. “Walaupun tergolong lama, tapi pelaku menggunakan teknologi baru yang kameranya lebih tipis dan canggih,” jelas jenderal bintang tiga ini.

Alumnus Akademi Kepolisian tahun 1982 ini menambahkan, dalam melakukan aksinya, pelaku tidak hanya sekali, tapi ribuan kali. “Dugaan kami, pelaku melakukan aksinya sebanyak 5.500 kali,” tambahnya.

Dalam mengadakan keterangan persnya, Anang juga mengundang Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto. Orang nomor dua di Koprs Adhyaksa ini menerangkan, pelaku juga tidak seorang diri saat menjalankan askinya, tapi dibantu oleh salah seorang yang kini berstatus terdakwa.

“Dia adalah Ilyana Ileyeva Setanova, saat ini yang bersangkutan masih dalam proses penuntutan oleh jaksa di Pengadilan Negeri Denpasar,” ujar Ketua Tim Gabungan khusus untuk mencari tersangka dan aset tindak pidana yang dibentuk oleh Menkopolhukam pada 10 Juni 2015 lalu.

[NEXT-FAJAR]

Andhi menjelaskan, penangkapan pelaku ini atas kerjasama ekstradisi melalui pengadilan di negara Bosnia. “Diterbitkan penangkapan dan batas akhir penyerahan pada 23 Oktober, tapi pada 22 Oktober pelaku sudah kami jemput,” tuturnya.

Sementara itu, Kabareskrim menambahkan, pihaknya selaku yang melakukan proses hukum saat ini masih mengembangkan kasus itu. Mantan Kapolda Jambi ini menerangkan, pihaknya menduga pelaku ini terlibat dalam jaringan kejahatan serupa lintas Eropa. “Biar didalami dulu keterlibatan jaringan luar (Eropa), sabar ya,” tukasnya. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
To Top