Produksi Garam Jeneponto Melimpah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Produksi Garam Jeneponto Melimpah

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO – Kabupaten Jeneponto merupakan salah satu wilayah terbesar penghasil garam. Tentunya bagi sebagian masyarakat di daerah tersebut menikmati kondisi musim kemarau saat ini. Pasalnya, hasil panen garam mengalami peningkatan.

Seorang petani garam, Muhammad Nasir mengatakan bahwa petani padi berlawanan arah dengan petani garam. “Kalau padi itu bergantung pada musim hujan, lain halnya kalau kami petani garam justru gagal panen saat musim hujan dan berhasil saat musim kemarau karena garam membutuhkan terik matahari saat pembuatannya,” kata Muhammad Nasir, Minggu 25 Oktober.

Petani lain, Daeng Caya yang masih merupakan rekan dari Muhammad Nasir, mengatakan bahwa produksi garam yang melimpah justru menyebabkan harga garam turun drastis. “Sekarang untuk 1 karungnya hanya dijual Rp 25.000 hingga 35.000, padahal itu dulu bisa didapat Rp40.000 hingga RP 45.000 perkarung,” kata Daeng Caya.

Kepala Dinas Perikanan Sofyan mengatakan, peningkatan produksi garam di kabupaten Jeneponto untuk tahun ini mengalami peningkatan. Itu dikarenakan musim kemarau yang panjang. “Ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Ini juga dikarenakan dengan musim kemarau yang berkepanjangan. Sehingga menguntungkan kami,” katanya kepada FAJAR.

Tahun lalu, Lanjutnya dia, dengan luas areal 622, 66 Hektere, dimana terbagi ke empat kecamatan yakni kecamatan Bangkala, Bangkala Barat, Tamalatea dan Arungkeke mampu memproduksi hingga 43 ribu ton dalam setahun. “Data terakhir kami belum ada karena ini masih berada pada Oktober. Namun laporan yang masuk sampai saat ini produksi garam lebih tinggi sekarang ketimbang yang lalu,” ungkapnya. (taq)

loading...
Click to comment
To Top