Waw…. Kasus Penculikan Staf Wabup Majene Rekayasa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Waw…. Kasus Penculikan Staf Wabup Majene Rekayasa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Laporan kasus penculikan terhadap Imran pada 22 Oktober lalu ternyata hanya rekayasa belaka. Staf Wakil Bupati Majene itu membuat laporan palsu. Hal itu terungkap pascaresmob Polda bersama Forengers Bhayangkara menemukan kejanggalan terkait kasus tersebut, di antaranya dari temuan handphone milik Imran yang masih utuh.

Selain itu, petugas juga mendapat keterangan pendukung dari rekan Imran bernama Novi. Imran melakukan setting kasus dengan mengklaim jika dia diculik lalu dirampok. “Jadi dia sengaja menyebut dia diculik agar bisa mengambil uang Rp126 juta milik pemerintah yang baru saja dicairkan,” ujar Koordinator Forengers Bhayangkara, Kompol dr Mauluddin Mansyur.

[NEXT-FAJAR]

Sebelumnya, Imran mengaku diculik tepat didepan rujab Wakil Bupati pada 22 Oktober lalu. Itupun setelah Imran mencairkan dana sebesar Rp126 juta untuk keperluan sebuah proyek di Majene. Dalam laporannya, Imran mengaku diculik empat orang yang mengendarai Kijang Innova putih. Saat itu, Imran mengaku dibius hingga tidak sadarkan diri.

Imran ditangkap di kediamannya di Majene pagi tadi, Minggu 25 Oktober. Seluruh keterangan Imran saat membuat laporan juga telah dibantah. “Pelaku penculikan itu tidak ada pak. Saya cuma mengarang,” kata Imran.

Kapolres Majene, AKBP Sonny Mahar menjelaskan, Imran sempat membantah saat dilakukan pemeriksaan ulang. Namun, diapun akhirnya mengaku setelah beberapa fakta dibeberkan saat dilakukan pemeriksaan.”Kita langsung tahan dia. Sekarang sudah kita masukkan di sel tahanan Polres,” demikian Sonny. (zak)

loading...
Click to comment
To Top