Asap Awan Makassar Ternyata Kabut Haze – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Asap Awan Makassar Ternyata Kabut Haze

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Fenomena kabut asap yang memenuhi Makassar ternyata bukan bersumber dari kebakaran hutan, melainkan pengaruh cuaca panas ekstrim yang terjadi dalam lima 5 bulan terakhir.

Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa Badan Metereogi, Klimatogi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Sujarwo mengatakan fenomena tersebut sering disebut sebagai fenomena kabut haze. Fenomena itu muncul apabila cuaca panas bumi meningkat sehingga muncul gumpalan menyerupai asap.

“Haze ini muncul akibat suhu yang terlalu tinggi. Posisi suhu kita mencapai 37 derajat celcius. Sementara pada normalnya hanya 30 sampai 32 derejat celcius,” kata Sujarwo, Senin 26 Oktober.

Dia mengatakan, fenomena Haze berada pada ketinggian 400 meter dari permukaan laut. Sementara fenomena kabut asap itu berada pada ketinggian 100 meter dari permukaan laut.

Dia melanjutkan haze ini tidak berbahaya bagi kesehatan. Hanya memang, perlu kehati-hatian sebab suhu tinggi gampang menyebabkan kebakaran.

Dari pantauan satelit, kabut asap belum masuk di daerah Sulsel. Daerah terkena kabut asap adalah Kabupaten Mamuju, Majene, Polman, dan Mamasa di Sulbar Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada Pemprov Sulsel agar melakukan langkah antisipasi secepat mungkin.

Pasalnya, kabut asap bisa saja menyebar ke Sulsel. “Kabut asap itu juga sebenarnya akan terus terbawa oleh angin. Dia akan berpindah pindah. Dan secepatnya Sulsel melakukan langkah antisipasi dini,” ujar Sujarwo. Fenomena haze akan hilang seiring dengan turunnya hujan. (Yusriadi/jai)

 

loading...
Click to comment
To Top