Harga Beras Tidak Rasional, KPPU Kumpulkan Pejabat Daerah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Harga Beras Tidak Rasional, KPPU Kumpulkan Pejabat Daerah

 FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komisi Pengawasan dan Persaingan Usaha (KPPU) menduga ada yang tidak beres dalam alur perdagangan di dalam negeri. Pasalnya, dengan melihat data produksi beras nasional, seharusnya komoditas pangan tersebut cukup untuk dikonsumsi masyarakat.

“Tapi, kenyataannya, harga beras melonjak tinggi. Di Jakarta sampai 30 persen kenaikannya. Malah saat ini ada isu impor beras, lantaran katanya beras tidak cukup,” ujar Komisioner KPPU, Nawir Messi, di sela-sela Focus Group Discussion bersama stakeholder terkait perberasan, di Hotel Aryaduta, Senin 26 Oktober.

Syarkawi Rauf, ketua KPPU, dalam kesempatan tersebut menyimak pelbagai informasi yang disampaikan para pejabat di Dinas Pertanian di sejumlah daerah di Sulsel. Di antaranya, produksi beras di Sulsel yang surplus hingga lebih dari 2 juta ton.

“Kita ingin mengetahui, siapa-siapa saja pedagang yang membeli beras dan mengirim ke Jawa dan Jakarta. Informasinya ada 236 pedagang pembeli di Sidrap. Kita ingin mencari, jangan sampai dari jumlah ini, cuma satu dua saja yang mengendalikan pasar,” katanya.

Pasalnya, di wilayah Sulsel, harga beli beras masih di kiksaran Rp8.500 perkilogram. Namun di Jakarta, sudah belasan ribu. Padahal, suplai beras masih cukup banyak.
(Hasbi Zainuddin)

loading...
Click to comment
To Top