Jangan Salah, Hukuman Tiga Poin untuk Rossi Bukan dari Klasemen. Penjelasannya Begini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Jangan Salah, Hukuman Tiga Poin untuk Rossi Bukan dari Klasemen. Penjelasannya Begini

Fajar.co.id– Banyak yang berangggapan hukuman tiga poin untuk pembalap Movistar Yamaha, Valentono Rossi adalah pengurangan poinnya di klasemen. Sejatinya, penalty tiga poin poin tersebut merupakan level hukuman. Semakin tinggi poin hukuman maka semakin berat sangksinya.

MotoGP mengenal poin sanksi yang disebut Penalty Points System. Poin yang dimaksud dalam sistem ini bukan pengurangan poin yang diraih pembalap di klasemen. Tapi level hukuman. Semakin banyak poin penalti yang dikumpulkan, semakin berat sanksinya.

(Baca Juga: Balapan di Sepang, Gengsi Tiga Spanyol vs Satu Italia)

Penalty Points System diberlakukan sejak 2013. Aturan tersebut diterapkan karena maraknya manuver berbahaya di kejuaraan dunia balap motor. Setiap kesalahan dibobot dengan poin berkisar 1-10. Pada akumulasi tertentu, pembalap dikenai hukuman sebagai berikut.

Poin 4: Pembalap start dari urutan paling belakang pada seri berikutnya.

Poin 7: Pembalap start dari pit lane pada seri berikutnya.

Poin 10: Pembalap didiskualifikasi dari race berikutnya.

(Baca Juga: Lorenzo, Ini Benar-Benar tidak Adil)

Rossi sudah mendapat penalti satu poin di MotoGP San Marino. Di Sirkuit Sepang, Malaysia, pembalap Italia itu mendapat 3 poin hukuman karena insiden “menendang” Marquez. Dengan demikian, akumulasi poin hukuman yang diraih Rossi genap 4 poin. Hukumannya, dia harus start paling buncit di seri berikutnya. (jon/iqi FO)

loading...
Click to comment
To Top