Pemkab Bone Minta Pejabat tak Khawatir Tersentuh Hukum – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Pemkab Bone Minta Pejabat tak Khawatir Tersentuh Hukum

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Bupati Bone, Andi Fahsar Padjalangi mengintruksikan seluruh pejabat tidak khawatir dalam bekerja. Seluruh kegiatan fisik dan non fisik harus berjalan maksimal demi pembangunan daerah.

Mantan staf ahli bidang politik Pemprov Sulsel itu mengatakan, hal tersebut juga merupakan instruksi langsung Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara pada rapat koordinasi antara pemerintah pusat dan para kepala daerah beberapa waktu lalu.

Presiden kata Fahsar, meminta kepala daerah bekerja tanpa takut tersandung malasah hukum. Itu demi percepatan pembangunan di Indonesia. “Kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah tidak boleh tersentuh hukum. Yang perdata tidak bisa dipaksakan menjadi pidana,” ujarnya, Senin, 26 Oktober.

Menurut dia, presiden mempertegas seluruh kegiatan fisik yang dilakukan pemerintah daerah tidak boleh tersentuh aparat hukum sebelum kegiatan tersebut rampung. Kalaupun ada kerugian negara pada hasil audit, kepala daerah hanya diminta untuk mendesak rekanan untuk mengembalikan nilai kerugian berdasarkan hasil audit.

Tenggat waktu untuk pengembalian kerugian negara selama 60 hari. Jika sudah melampauhi batas waktu yang ditentukan atau telah melebihi 60 hari pihak terkait tidak mengembalikan kerugian negara yang ditimbulkan barulah masalah tersebut diserahkan ke pihak berwajib.

“Kalau dikembalikan sebelum 60 hari maka tidak ada pidananya,” katanya. Meski begitu, khusus di Kabupaten Bone, bupati tidak menginginkan kegiatan yang dilakukan bermasalah. Seluruh kegiatan yang merupakan program pemkab harus berjalan sebagaimana mestinya. (Hendrawijaya/jai)

loading...
Click to comment
To Top