Rossi Jelaskan Mengapa Menatap Marquez dan Memberikan Isyarat Tangan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Rossi Jelaskan Mengapa Menatap Marquez dan Memberikan Isyarat Tangan

FAJAR.co.id- Valentino Rossi benar-benar dibuat frustasi oleh manuver pembalab Honda, Mark Marquez dalam balapan Minggu (25/10) di Sepang Malaysia. Akhirnya, duel panas itu ditutup dengan tersingkirnya the Baby Elien dari balapan yang penuh kontroversi. Mark terlihat seperti ditendang the Doctor.

(Baca Juga: Mengejutkan! Karena Sepang Calsh, Yamaha Akan Pecat Lorenzo)

Namun yang menarik, saat kedua pembalap beda usia ini seling berempur di lap ke-4 hingga ke-7, terlihat adegan yang cukup mengangkan. Beberapa kali keduanya saling menyalip hingga nyaris bersenggolan.

(Baca Juga: Lorenzo: Ini Benar-Benar Tidak Adil)

Manuver Marquez makin liar ketika beberapa kali Rossi berhasil melewatinya. Cara itu membuat the Doctor furstasi hingga menunjukan isyarat kecewa.

Rossi terlihat menggeleng dan menatap kearah Marquez. Bahkan di lap ke-7, Rossi menunjukan isyarat tangan yang meminta Marquez mendahulinya agar balapan lebih aman.

(Ini Komentar Resmi Marquez)

“Saya melihat dia dan mengatakan apa yang anda ingin lakukan? mengapa anda melakukan ini,” terang Rossi dalam konfrensi persnya.

Namun lagi-lagi Marquez terlibat duel. Rossi kembali mendahuluinya dan saling rebut posisi terjadi. Akhirnya, saat tikungan lap ke-7 Rossi melakukan akselerasi yang berujung pada saling senggol.

BACA JUGA: TIDAK ADIL..!! Marquez yang Duluan Sundul Lutut Rossi

Dari penjelasan Rossi, setang dari motor Marquez mengenai kakinya dan tidak ada maksud untuk menendangnya.

“Jika saya ingin menendangnya, saya bisa menendangnya 20-30 meter sebelum kami sudah begitu dekat. Dia hanya menyentuh kaki saya dengan setang dan ia jatuh. Jadi saya sangat kecewa untuk tiga poin penalti,” tandas Rossi.

Baca Juga: Jangan salah, Potongan Tiga Poin bukan dari Klasemen

Sementara itu, mengenai isyarat tangannya. Rossi mengatakan, hal itu dilakukannya agar Marquez mendahulinya sehingga balapan jadi lebih aman.

“Di setiap pengereman dia menyalip saya, memperlambat banyak sudut. Saya lihat dia tidak berusaha membuka throttle pada trek lurus, karanya harus lebih aman,” ujarnya. (iqi)

loading...
Click to comment
To Top