Ini Kronologi Pemerkosaan Sopir Truk – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ini Kronologi Pemerkosaan Sopir Truk

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aksi bejat dua sopir truk Kamaruddin Dg Gilling dan JS terhadap cewek, ES sudah terencana. Hal itu diketahui dari pengakuan Kamaruddin usai tertangkap, siang tadi, Rabu 28 Oktober.

Sebelum beraksi, kedua sopir truk telah memantau kediaman korban. Kamaruddin mengaku memantau suasana kediaman korban selama tiga hari berturut-turut sebelum beraksi. “Saya panggil JS untuk bantu saya pantau situasi,” ujar Kamaruddin.

Pada hari keempat, Kamaruddin memutuskan beraksi bersama JS. Modusnya dengan berpura-pura menjadi tamu di rumah korban. “Waktu itu, mereka mau numpang cuci kaki. Tapi saya bilang tidak bisa karena orang tua saya tidak ada. Saya juga takut mempersilakan keduanya masuk waktu itu,” kisah korban, ES.

Penolakan ES tidak membuat niat keduanya kendor. Mereka justru semakin beringas. Saat merangsek masuk, ES didorong Kamaruddin langsung masuk ke kamar. Sementara JS berperan untuk menyekap bayi.

 

[NEXT-FAJAR]

ES sempat merontah. Namun apa daya, Kamaruddin dan JS justru mengancam akan membunuh adiknya yang masih berusia tujuh bulan jika tetap melawan. Tangan JS juga dikatakan korban sudah siap mencekik leher adiknya.

Kamaruddin diketahui yang pertama kali memperkosa korban. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, giliran JS yang beraksi. Aksi pemerkosaan ini diakui Kamaruddin telah berlangsung selama empat kali. Sama seperti diawal, Kamaruddin mengawali aksinya dengan ancaman pembunuhan. “Kalau untuk selanjutnya, sisa saya sendiri pak. JS tidak ikutmi,” ujar Kamaruddin.

Sementara pelaku, Kamaruddin telah diserahkan ke Polres Gowa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Untuk JS, kita masih lakukan pencarian,” ucap Koordinator Forengers Bhayangkara, Kompol dr Mauluddin Mansyur.

Sebelumnya, kasus itu terungkap setelah Kamaruddin berhasil diringkus tim Resmob Polda Sulsel dan Forengers Bhayangkara, Rabu 28 Oktober, siang tadi. Dia ditangkap di Jalan Kapasa, Daya, Kecamatan Biringkanaya. Tidak hanya itu, Kamaruddin juga mendapat satu tembakan di kaki lantaran berusaha kabur saat pengembangan. (zakiyuddin akbar/jai)

 

loading...
Click to comment
To Top