Ini Pesan Muspida ke Kandidat di Pilkada Barru – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Ini Pesan Muspida ke Kandidat di Pilkada Barru

 

FAJAR.CO.ID, BARRU — Rapat koordinasi persiapan kampanye akbar yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Barru, dimanfaatkan untuk mengingatkan kandidat bupati dan wakil bupati menjaga kententraman selama pilkada.
Baik KPU maupun unsur Muspida, secara bergiliran menyampaikan harapan-harapannya yang dimulai dari Kapolres Barru AKBP Minarto. Di depan tiga pasangan, perwira menengah kepolisian itu, menghimbau semua pihak menjaga kententraman di pilkada.

“Barru itu masyarakatnya dikenal cinta damai, sehingga meskipun ada pilkada, tetapi tetap berjalan damai,” imbau Kapolres di aula pertemuan Mapolres Barru, Kamis (29/10).
Pernyataan senada disampaikan Dandim 1405 Letkol Syarifuddin. Menurutnya, para kandidat beserta tim, dan segenap lapisan masyarakat harus menunjukkan sikap kenegarawannya dengan tetap menjaga suasana kondusif.

“Harapan kami tentu adalah, bagaimana Pilkada Barru ini bisa menjadi percontohan pilkada di Indonesia. Kita harus buktikan, bahwa di daerah kita berjalan baik dan damai,” harapnya.
Selain Kapolres dan Dandim, Sekda Barru Nahruddin yang datang mewakili Penjabat Bupati Andi Muh Yamin, juga menaruh harapan yang sama. Begitupun Kajari dan unsur muspida lainnya, meminta para kandidat memberikan pendidikan politik yang elegant.
Sekadar diketahui, jelang Pilkada Barru, aroma persaingan tak sehat mulai nampak. Itu tercermin banyaknya selebaran dan kampanye hitam yang sengaja dihembuskan untuk menyudutkan Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS).
Bahkan, bukti adanya dugaan kampanye hitam itu, nampak dari rekaman suara salah satu kandidat yang terang-terangan terus menyudutkan rivalnya, baik rekaman suara maupun visual.

Bukan hanya itu, salah satu kandidat ditengarai melakukan politik uang secara langsung di masyarakat. Pasalnya, saat memberikan sambutan, kandidat tersebut, secara jelas memberikan uang Rp100 ribu setiap orang yang hadir di pertemuan itu.
Kandidat Wakil Bupati Suardi Saleh mengatakan, komitmen damai yang sudah ditandatangani saat tahapan kampanye dimulai, seyogyanya tidak sekadar formalitas belaka, tapi tentu ditunjukkan dengan sikap dan perbuatan.
“Itu yang kami pegang sejak awal, bahwa kami komitmen tidak akan menjelek-jelekkan kandidat lain, maupun tidak akan memprovokasi warga berbuat tindakan yang anarkis. Sekali lagi, pasangan nomor urut 3 hanya fokus menyosialisasikan program,” katanya saat ditemui usai pertemuan.(*/Rilis)

Click to comment
To Top