Dua Spesialis Pembongkar Rumah Kosong Nyaris Tewas Dihajar Massa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Dua Spesialis Pembongkar Rumah Kosong Nyaris Tewas Dihajar Massa

FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA – Dua orang pelaku spesialis bongkar rumah kosong dan kos kos-an di Kota Tasikmalaya tidak berkutik setelah ditangkap massa dan dibekuk aparat kepolisian.

Satu pelaku nyaris tewas karena dihakimi massa. Sementara temannya berhasil melarikan diri, tapi berhasil dibekuk polisi yang mengejarnya hingga ke kamar hotel yang dibooking tersangka.

Pengejaran pelaku pembobolan kos-kosan dan rumah kosong dilakukan anggota Unit Reskrim Polsekta Tawang  Tasikmalaya ke sebuah hotel di jalan Jendral Sudirman Ciamis. Sebelumnya polisi mendapat informasi jika seorang pelaku pembobolan rumah kosong berhasil melarikan diri dari kepungan massa.

Tak lama berselang pelaku yang kemudian diketahui bernama Wahidin (31) warga Indramayu datang bermaksud masuk kamar yang dibookingnya. Tanpa perlawanan berarti polisi langsung membekuknya. Polisi juga melakukan penggeledahan di kamar yang dibooking pelaku.

Ditangkapnya Wahidin setelah Aris (35) yang juga warga Indramayu, babak belur dihakimi massa ketika beraksi di sebuah kos-an mahasiswa kesehatan di Cilolohan, Tawang, Kota Tasikmalaya.

Beruntung nyawanya bisa tertolong setelah anggota Polsekta Tawang datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku.

Menurut korbannya, Ilham, sebelum kejadian Aris kepergok tengah mencuri lap top serta hand phone miliknya. Setelah sempat duel dengan Ilham, Aris akhirnya dilumpuhkan massa yang langsung menghakiminya. Pengakuan Aris, keduanya menginap di Hotel Budi Family di  jalan Jendral Sudirman Ciamis. Dari nyanyian Aris inilah polisi segera menuju hotel tersebut dan menunggu kedatangan Wahidin.

Selain mengamankan dua pelaku, polisi juga menyita barang buikti kejahatan yakni dua unit laptop dan hand phone milik korban.

Guna mencari barang bukti hasil curian yang lain, polisi mencoba membawa pelaku untuk menunjukannya di kawasan sebuah kamar hotel lain di Banagara Ciamis. Namun rupanya itu hanya akal akal kedua pelaku. Buktinya ketika kaki Aris dan Wahidin menginjakan tanah depan hotel, malah melarikan diri. Polisi tidak ingin kedua pelaku lolos begitu saja. Setelah tembakan peringatan ke udara tidak diindahkan akhirnya polisi melumpuhkan keduanya dengan menenbak bagian kaki. Keduanya roboh di tanah. Polisi segera membawa Aris dan Wahidin ke Rumah Sakit Dokter Soekardjo Tasikmalaya.

Dalam catatan polisi keduanya merupakan residivis kambuhan pembobol rumah kosong yang ditinggal pemiliknya. Dalam melakukan aksinya kedua pelaku biasa membooking kamar di Hotel Budi Family untuk istirahat dan merencanakan kejahatannya.[dem/RMOL)

loading...
Click to comment
To Top