Ancaman PAW Menunggu Tiga Legislator Jeneponto yang Terlibat Sabu-sabu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ancaman PAW Menunggu Tiga Legislator Jeneponto yang Terlibat Sabu-sabu

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –Tiga legislator Jeneponto masing-masing dari Partai Golkar, Nasdem, dan PPP yang digerebek melakukan pesta miras, dan diindikasikan menggunakan narkoba bakal mendapat sanksi tegas. Tidak tanggung-tanggung, ancaman pemecatan sebagai legislator dan kader partai menanti mereka.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang dikonfirmasi disela pelaksanaan workshop dan pendidikan politik anggota legislatif Partai Demokrat se Sulsel, di Hotel Sahid Jaya Makassar kemarin menyampaikan hal tersebut.

“Saya belum dengar, kalau terbukti pastilah ada (sanksi, red). Ada aturannya,” kata Syahrul, Jumat 30 Oktober. Apalagi IA, kadernya adalah Sekretaris Komisi III DPRD Jeneponto.

Hal sama disampaikan Jubir Nasdem Sulsel, Rudianto Lallo. Tidak menunggu putusan incraft bagi kader yang terbelit masalah tindak pidana khusus seperti korupsi, dan narkoba, Partai Nasdem siap menjatuhkan sanksi pemecatan bagi kader yang menjadi terangka dalam kasus tersebut.

[NEXT-FAJAR]
“Kita masih menunggu laporan, dan menghormati proses pemeriksaan di kepolisian. Namun sikap partai jelas soal tipikor dan narkoba, begitu status tersangka akan di PAW,” beber Rudianto Lallo. Namun sejauh ini, dari hasil pengecekannya mendapat informasi bila legislatornya itu tidak dalam kaitan penggunaan narkoba.

“Setahu kami tes urinenya negatif. Namun kita hargai proses di kepolisian,” bebernya.

Sementara Ketua DPW PPP Sulsel, M Aras mengatakan menghormati proses hukum dan asas praduga tak bersalah. Khusus bagi legislator PPP menurutnya telah ada pakta integritas menyangkut keterlibatan dalam penggunaan narkoba ataupun tindak pidana korupsi.

“Itu sudah ditandatangani semua legislator PPP. Makanya kalau dia dinyatakan terdakwa, sanksinya bisa berujung pemecatan. Namun kami terapkan asa praduga tak bersalah,” beber M Aras.  (nur)

loading...
Click to comment
To Top