JK Inisiator Salat Turun Hujan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

JK Inisiator Salat Turun Hujan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dua bulan terakhir Indonesia mengalami kekeriangan. Sementara di beberapa daerah ditimpa asap luar biasa. Asap akibat kebarakan lahan dan hutan tidak hanya mengganggu keseharian masyarakat, tapi juga nyawa.

Begitu disampampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat memberikan sambutan sebelum melaksankan shalat Istisqa di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (1/11).

Menurut Lukman, sejak 9 September lalu pihaknya sudah mengeluarkan edaran kepada seluruh pemerintah daerah dan sekolah agar melaksanakan shalat meminta hujan.

“Pada hari yang sama kita di sini sudah pernah shalat Istisqa, tapi inisiatif Wakil Presiden hari ini shalat ditunaikan lagi. Semoga dengan shalat ini Allah mengabulkan doa kita untuk turun hujan. Jadi kehidupan bisa kembali normal,” kata Lukman.

Jusuf Kalla menggunakan baju muslim putih shalat bersama ulama dan ribuan jamaah di masjid terbesar se-Asia tenggara itu. Pantauan di lapangan, tampak ribuan jamaah yang terdiri dari guru, anggota berbagai ormas Islam dan jamaah pengajian sudah tiba dan siap melaksanakan shalat.

Puluhan bus yang membawa jamaah terparkir di luar areal masjid Istiqlal. Tak hanya dari Jakarta, jamaah berasal dari Bogor, Depok, dan Bekasi. Bahkan ada juga yang datang dari Bandung.

Tampak di luar masjid disediakan alat metal detector demi keamanan.

Selain Menteri Agama, Menteri Pendidikan Dasar dan Budaya Anies Baswedan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofjan Djalil nampak hadir untuk mengikuti kegiatan ini.

Shalat memohon agar diturunkan hujan ini akan dipimpin oleh Imam Masjid Istiqlal yang juga dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, H Hasanudin Sinaga. Adapun yang menjadi khatib adalah Rois Syuriah Pimpinan Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin.

Shalat Istisqa ini dilaksanakan untuk memohon agar hujan turun di daerah-daerah yang hutan dan lahannya terbakar. Bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung lima bulan terakhir sudah mengakibatkan banyak korban.[dem]

loading...
Click to comment
To Top