Lunch Actually Indonesia Target Tumbuh Tiga Kali Lipat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Lunch Actually Indonesia Target Tumbuh Tiga Kali Lipat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Lunch Actually, offline dating service premium asal Singapura, merayakan satu tahun kehadirannya di Indonesia. Dalam waktu satu tahun beroperisanya di Jakarta, Lunch Actually merasakan animo yang kuat di masyarakat dengan hampir masuknya 2000 pertanyaan, dan menargetkan pertumbuhan 3 kali lipat pada tahun depan. Lunch Actually juga menargetkan untuk mewujudkan 2000 pernikahan tahun mendatang.

Para member mengungkapkan proses pengenalan yang professional dan menghemat waktu menjadi alasan mereka bergabung bersama Lunch Actually.

“Reputasi dan pengalaman bertaraf internasional yang dimiliki Lunch Actually dibanding online dating service lainnya membuat saya memutuskan untuk bergabung. Sejauh ini saya sangat menyukai bagaimana konsultan berhubungan dengan saya secara personal, menyeleksi calon pasangan saya, dan turun tangan memperhatikan segala detail tentang perjodohan saya,” kata salah satu member yang bekerja sebagai finance industry tentang pengalaman konsultasinya.

Mencari pasangan melalui dating service menjadi salah satu cara yang dipilih para lajang di Indonesia. Berdasarkan hasil survey tahunan Lunch Actually menunjukkan bahwa para lajang di Indonesia memiliki beberapa syarat ketika kencan melalui virtual atau melalui offline dating service untuk menemukan pasangan mereka.

Hasil survey juga mengungkapkan faktor-faktor yang menjadi pertinbangan para lajang dalam mencari pasangan mereka, antaranya; pekerjaan yang sudah mapan, menarik secara fisik, dan pendapatan.

Kriteria lajang Indonesia sedikit berbeda dengan para lajang di Singapura. Kepercayaan diri dan rasa humor menduduki peringkat tertinggi sebagai kriteria yang mereka cari dalam diri pasangan. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia lebih peduli mengenai stabilitas pasangan mereka ketika mencari cinta.

Menariknya, 43% wanita masih ragu apakah mereka mampu menemukan pasangan hidup, sedangkan 39% pria yang merasa seperti ini. Hal ini karena secara psikologis, wanita merasa sangat pemilih dan membuat mereka tidak yakin mereka dapat menemukan seseorang yang memenuhi standar mereka.

Lunch Actually tidak hanya turun tangan memilih sendiri calon pasangan untuk klien berdasarkan pengamatan pribadi dan konsultasi dengan konsultan kencan, tapi Lunch Actually juga memastikan paling tidak calon pasangan memenuhi 70% kriteria yang sesuai dengan klien cari.

Sejak diluncurkan pertama kalinya di SIngapura pada April 2004 hingga kini, Lunch Actually terus memperluas kehadiran mereka. Setelah Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Hong Kong, dan Indonesia, Lunch Actually berhasil akuisisi dengan dating service nomor satu Thailand, MeetNLunch, yang didirkan pada tahun 2006.

Akuisisi ini dianggap sebagai langkah tepat untuk memasuki pasar lajang Thailand yang menyasar pada professional muda yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk mencari pasangan mereka.

“Dengan 240 juta orang di Indonesia dan kehadiran kami di negara-negara Asia Tenggara lainnya ini akan membawa kita lebih dekat dengan pengukuhan posisi kami sebagai dating service terbesar di kawasan Asia Tenggara dan mempercepat tujuan kami untuk menciptakan 1 juta pernikahan,” kata CEO dan Co-founder dari Lunch Actually, Violet Lim dalam rilisnya Jumat (30/10).

Lunch Actually menjadi bukti keberhasilan Violet Lim, orang Asia pertama yang disertifikasi oleh Matchmaking Institute New York, sebuah lembaga untuk matchmakers professional bersertifikat di seluruh dunia. Saat ini, Luch Actually memiliki sekitar 500 ribu anggot dan telah berhasil mengatur lebih dari 50 ribu tanggal untuk klien mereka.

Didukung oleh fakta-fakta bahwa pendapatan tunai Lunch Actually Group dari tahun sebelumnya tumbuh lebih dari 50% dan mencapau tonggak pendapatan baru dari $5 juta, jelas bahwa perusahaan adalah layanan kencan terbesar di Asia Tenggara.

Para lajang di Indonesia kini bisa selangkah ke depan, dengan segera dirilisna buku larih Violet Lim, berjudul “Lessons from 15,000 First Dates” yang akan diterbitkan dalam Bahasa Indonesia. Selain itu, Lunch Actually Group juga akan meluncurkan layanan terbarunya di Indonesia akhir tahu ini: layanan online dating denga pencocokan kompatibilita: eSynchrony dan aplikasi kencan LunchClick. (rmn)

loading...
Click to comment
To Top