Terima Rekaman Politik Uang di Barru, Panwaslu Tekesan Acuh – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Terima Rekaman Politik Uang di Barru, Panwaslu Tekesan Acuh

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Rekaman dugaan politik uang dan undian umrah yang dilakukan kandidat tertentu di Barru mendapat perhatian khusus Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Apalagi, dugaan tersebut memiliki bukti rekaman, dan sudah dilaporkan.

Pengamat hukum, Mappinawang menyatakan, tidak ada alasan bagi Panwaslu untuk tidak menindaklanjuti jika ada laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran money politics.

“Itu tidak benar langsung dihentikan. Setiap laporan dari masyarakat harus diterima oleh Panwas. Mau terbukti ataupun tidak terbukti itu harus berdasarkan penyelidikan dan investigasi mendalam,” katanya kepada wartawan, Minggu 1 November.

Jika laporan masyarakat tidak ditindaklanjuti, lanjutnya, diyakini akan berdampak pada penumpukan laporan di akhir sengketa. ‎Meski demikian, bila Panwaslu sudah punya gejala mengabaikan laporan atau pelanggaran, maka Panwaslu bisa dilaporkan.

“Panwas bisa dilaporkan ke dewan kehormatan jika bersikap begitu. Karena dia sudah melenceng dari amanah undang-undang karena lembaga ini memang berfungsi untuk tempat dimana masyakat melapor jika pilkada ‎ sudah melenceng dari aturan,” tegasnya.

Terkait politik uang, Mappinawang menegaskan bila cara itu merupakan kategori pelanggaran berat atau pidana pemilu. Sebab jika kandidat terbukti melakukannya, maka yang bersangkutan bisa digugurkan langsung.

“Politik uang itu merupakan pelanggaran pidana yang jika terbuti itu bisa membuat didiskualifikasi,” jelas Mappinawang yang tak lain mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel.

Sekadar diketahui, kandidat yang diduga Malkan Amin secara terang-terangan menyebut memberikan uang ke masyarakat saat kampanye dialogis di salah satu pulau, belum lama ini. Dalam rekaman suaranya, pasangan Salahuddin ini, menyebut setiap orang diberikan Rp100 ribu.

Tidak hanya bagi-bagi uang, di rekaman suara itu juga diduga menjelek-jelekkan kandidat lain, dan meminta kepala dusun agar menyampaikan ke masyarakat jika dirinya sudah banyak memasukkan uang ke Barru dan Sulsel selama menjadi anggota DPR.

Bukti rekaman yang beredar itu, kini sudah ditangan Panwaslu. Hanya saja, Panwaslu sejauh ini terkesan tidak menindaklanjuti, dan seolah-olah jika temuan itu tidak ada pelanggaran yang terjadi. (rilis)

Click to comment
To Top