Fraksi Gerindra Terpecah di Pilkada Soppeng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Fraksi Gerindra Terpecah di Pilkada Soppeng

FAJAR.CO.ID, SOPPENG — Solidaritas fraksi partai Gerindra di kabupaten Soppeng mulai semakin menampakkan perpecahan jelang puncak perhelatan Pilkada di bumi Latemmamala 9 Desember tahun 2015 mendatang. Hal tersebut diungkapkan ketua fraksi Gerindra DPRD Soppeng, Asmawi.

Dikatakannya, rekomendasi partai yang mengusung penuh pasangan calon (paslon) Andi Kaswadi-Supriansa (Akar-Super), tidak keseluruhan dipatuhi oleh legislator Gerindra. Pasalnya, saat debat kandidat berlangsung, Ketua DPRD Soppeng asal Gerindra Andi Patappaunga enggan menghadiri langsung jalannya debat. Meskipun nyaris seluruh legislator partai tersebut hadir langsung saat debat kandidat di kantor DPRD Soppeng, Sabtu 31 Oktober, kemarin.

“Dari 8 anggota DPRD Gerindra, hanya 6 yang hadir langsung mengikuti jalannya debat. Ketua DPRD saya dengar, cuma ada di ruangannya saja, tapi tidak hadir langsung. Satu anggota lain katanya keluar daerah,” kata Asmawi di Soppeng, Minggu 1 November.

[NEXT-FAJAR]

Asmawi mengungkapkan, sesuai instruksi partai seluruh kader maupun legislator Gerindra diwajibkan solid mendukung penuh pasangan Akar-Super. Meski, putra ketua DPRD Soppeng, Andi Patappaunga saat ini merupakan kandidat wakil bupati Soppeng yakni, Andi Zulkarnain Soetomo. Bogel sapaan akrab Andi Zulkarnain saat ini berpasangan dengan Lutfi Halide (LHD) yang merupakan rival Akar-Super.

“Saya belum terima kabar kenapa beliau (Andi Pattapaunga) tidak hadir waktu debat,” pungkasnya.

Sementara, Andi Kaswadi saat memenuhi undangan sosialisasi partai Gerindra mengharapkan agar seluruh partai pengusung solid memenangkan mereka. meski rekomendasi partai tidak akan sepenuhnya sama dengan keinginan sebagian kader. Seperti yang dialami Andi Patappaunga yang juga istri bupati Soppeng dua periode, Andi Soetomo.

“Kami harapkan solidaritas seluruh partai pengusung untuk mendukung kami. Kalau melawan, ya harus siap dengan konsekuensi yang ada. Meskipun itu sudah merupakan kewenangan penuh partai mereka”.ujar Kaswadi. (mp01)

loading...
Click to comment
To Top