Mourinho Kehilangan Kharisma, Ini Penyebabnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Mourinho Kehilangan Kharisma, Ini Penyebabnya

UNTUK apa berperang kalau tidak punya pasukan. Itulah yang terjadi apabila Roman Abramovich tetap mempertahankan Jose Mourinho sebagai peracik strategi klub miliknya, Chelsea. Pasalnya, di belakang Mou sekarang ini sudah tidak ada pemain yang mau mendukungnya lagi.

“Para pemain masih ingin bermain untuk saya, tidak ada yang perlu diragukan lagi. Tim ini masih bersatu,” klaim Mou, setelah kekalahan atas Liverpool 1-3 di Stamford Bridge, Sabtu malam lalu (31/10). Mou konfiden mengatakannya karena dia tidak menyadari jika dressing room-nya sedang bergolak.

Adalah presenter BBC Radio 5 Live bernama Garry Richardson yang membocorkannya. London Evening Standard mengabarkan, Richardson menyebut kekalahan memalukan atas Liverpool kemarin sengaja dilakukan pemain first team Chelsea. Mereka lebih baik kalah ketimbang memenangi laga untuk Mou.

“Mereka (pemain first team Chelsea, Red) memberi tahu saya bahwa hubungan Mou dan para pemainnya sedang berada di titik terendah,” ujar Richardson dalam pengakuannya. “Bahkan mereka merasa muak berurusan dengan Mou setiap hari, muak dengan ledakan-ledakannya,” lanjutnya.

Eden Hazard menjadi satu-satunya nama yang dia sebut tengah dalam kondisi inharmonis dengan Mou. Maklum, keduanya sudah terlibat perselisihan beberapa pekan terakhir ini, termasuk saat dibangku cadangkan ketika menjalani pertandingan Liga Champions lawan FC Porto, 30 September lalu.

Eddie -sapaan akrab Hazard- memang dimainkan sebagai starter melawan Liverpool. Dia bermain 59 menit sebelum digantikan Kenedy. Fakta dalam statistik Whoscored bisa menunjukkan, Eddie tidak tampil ngotot untuk laga itu. Dari 59 menit pertandingan, tidak ada satu pun shots dilakukan pemain berkebangsaan Belgia itu.

Selain itu, dalam semenit sebelum sejam itu Eddie hanya melakukan 32 kali sentuhan saja. Atau apabila dirasio, Eddie hanya melakukan 1,8 kali sentuhan per menitnya. “Mood dari satu pemain itu saja sudah mampu mempengaruhi mood pemain lainnya,” sebut Richardson. (ren/JPG)

Click to comment
To Top