Belanda akan Pulangkan Belasan Ribu Artefak Milik Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Belanda akan Pulangkan Belasan Ribu Artefak Milik Indonesia

TEMANGGUNG – Pemerintah Belanda dalam waktu dekat akan mengembalikan belasan ratu artefak milik Indonesia. Upaya pengembalian itu antara lain karena Belanda mengalami kesulitan keuangan dalam mengelola artefak.

“Ada sekitar 14.000 artefak yang akan dikembalikan, antara lain berasal dari Jawa, Bali, Nias, dan NTT,” ujar Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kacung Maridjan, saat ditemui usai membuka ‘Kegiatan Terpadu Kajian Pelestarian Situs Liyangan’,di Situs Liyangan Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (31/11).
Ia menuturkan belasan ribu artefak tersebut berpindah semasa pendudukan pemerintahan Belanda. Berdasarkan informasi ada sekitar 18/000 artefak namun setelah dilakukan pendataan hanya ada 14.000 artefak yang selama ratusan tahun tersimpan di negeri kincir angin.
“Selasa depan saya akan terbang ke negeri Belanda untuk membicarakan masalah pengembalian tersebut, bagaimana pengirimannya dan siapa yang akan mendanai akan kita bahasa bersama,” katanya.
Ia menambahkan keputusan pemerintah Belanda mengembalikan artefak-artefak tersebut didasari oleh beberapa sebab, diantaranya pihak Belanda mengalami kesulitan dalam pengelolaan artefak-artefak itu. Kesulitan utamanya berkaitan dengan masalah keuangan.
Nantinya, lanjut Kacung, setelah artefak-artefak itu sampai ke tangan Pemerintah Indonesia, untuk sementara akan disimpan di Museum Nasional terlebih dahulu. Sedianya, seluruh artefak itu akan ditempatkan di Gedung C Museum Nasional yang dibangun dengan tujuh lantai. Namun karena saat ini masih dalam proses pembangunan Gedung C, dan diperkirakan baru selesai pertengahan 2017, lalu diresmikan akhir tahun, maka tidak menutup kemungkinan pemerintah akan menyewa tempat penyimpanan artefak untuk sementara waktu.
“Kebanyakan artefak itu sepertinya berbentuk fisik artefak. Tapi saya belum tahu dan belum mengecek apakah ada yang berupa naskah ataukan tidak, yang jelas ini kabar yang sangat menggebirakan, karena artefak-artefak tersebut mempunyai nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi,” jelasnya. (din)

loading...
Click to comment
To Top