Ini Cara Aktivis Kritik Festival Sanrobengi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Ini Cara Aktivis Kritik Festival Sanrobengi

FAJAR.CO.ID, TAKALAR–Sedikitnya 25 relawan dari Galesong secara khusus mendatangi Pulau Sanrobengi. Mereka prihatin, usai Festival Pulau Sasnrobengi, sampah tak ada yang mengurusi. Pulau pun menjadi kotor.

Sadar pulau kotor akibat sampah, usai hajatan Festival Sanrobengi, Aliansi Pemuda Galesong Pemerhati Sanrobengi, mendatangi langsung pulau ini. Mereka melakukan aksi bersih-bersih pulau yang sebelumnya dijadikan lokasi utama pelaksanaan festival. Mereka kerja bakti. Hanya saja, jumlah mereka tak sepadan dengan banyaknya sampah sisa festival.

“Kegiatan ini didorong oleh keprihatinan komunitas yang terdiri dari beberapa organisasi,” ujar Ahmad Husain, Koordinator Aliansi Pemuda Galesong Pemerhati Sanrobengi, Selasa, 3 November 2015.

Mereka yang bergabung antara lain Semmi, Pemuda Muslim, Pena Hijau Takalar, dan Komunitas Tani Muda yang melihat adanya sisi kelam di balik meriahnya Festival Sanrobengi. Yang paling menarik perhatian mereka dan urgen untuk segera diatasi adalah pengolaan sampah.

Ahmad Husain mengungkapkan, “Seharusnya Festival Pulau Sanrobengi ini dapat dijadikan sebagai momentum mengajak masyarakat menjaga kebersihan pulau dan pesisir oleh Pemerintah Kabaupaten Takalar.” (Ridwan Marzuki)

Click to comment
To Top