80 Persen Sampah Festival Sanrobengi belum Dibersihkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

80 Persen Sampah Festival Sanrobengi belum Dibersihkan

FAJAR.CO.ID, TAKALAR –Kendati sudah ditutup, namun pelaksanaan Festival Pulau Sanrobengi di Desa Boddia, Kecamatan Galesong, menuai kritik. Sampah berserakan dan tak dibersihkan.
Ratusan haketare pesisir Pulau Sanrobengi saat ini dipenuhi sampah dadakan yang dihasilkan pada pelaksanaan festival. Aktivis pecinta lingkungan setempat sangat menyayangkan sebab panitia meninggalkan tempat dengan kondisi jorok usai festival ditutup.
“Kami baru bisa membersihkan sampah sekitar 20 persen dari luas wilayah,” ujar aktivis Aliansi Pemuda Galesong Pemerhati Sanrobengi, Rustam, Rabu, 4 November 2015
Sikap lepas tangan Pemkab Takalar membuat mereka kecewa. Makanya, sejumlah aktivis lintas organisasi di Takalar, membuat aliansi untuk melakukan bakti sosial di Pulau Sanrobengi. Mereka menyeberang pulau untuk membersihkan sampah-sampah yang masih berserakan.
Sejumlah organisasi yang ke Pulau Sanrobengi melaksanakan bakti sosial di antaranya Semmi, Pemuda Muslim Indonesia Takalar, Pena Hijau, dan Komunitas Tani Muda. Hanya saja, kendati sudah banyak relawan yang bergabung, sampah belum bisa diatasi karena begitu banyaknya.
“Kami baru mengumpulkan tujuh karung besar sampah. Luas sekali, masih banyak yang belum dibersihkan,” imbuh Rustam.
Jika tak ada kepedulian dari pemkab, para aktivis lingkungan Takalar rencananya akan menggalang dukungan untuk mengajak organisasi lain bersama-sama ke Pulau Sanrobengi lagi. Rencananya, aksi bersih-bersih besar-besaran akan dilakukan Minggu nanti. Ini sekaligus untuk mengkritik pemkab yang lepas tanggung jawab usai festival. (Ridwan Marzuki/wik)

To Top