Denmark dan Tiongkok Tertarik Kelola Sampah Kota Semarang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Denmark dan Tiongkok Tertarik Kelola Sampah Kota Semarang

SEMARANG, RAJA – Menindak lanjuti keinginan pemerintah Denmark dan Tiongkok dalam pengelolaan sampah di Kota Semarang, Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto melakukan kunjungan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang pada Selasa (3/11) sore.

Tavip didampingi dua kepala SKPD, yakni Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Ulfi Imran Basuki dan Kepala Dinas Pertanian, WP Rusdiana. Kunjungan Tavip tersebut sebagai bentuk tindak lanjut atas panggilan Pemerintah Perancis yang bekerjasama dengan Kementerian PU dalam rangka Eco District. Tavip ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pengolahan limbah berkelanjutan yang ada di Kota Lumpia. “Besok saya akan presentasi memaparkan masalah lingkungan yang berkelanjutan di depan Kementerian Lingkungan Hidup. Kalau saya tidak terjun langsung, saya tidak akan tahu permasalahannya,” ungkapnya di sela-sela kunjunganya di TPA Jatibarang.

Selain itu, Tavip mengatakan, dalam kunjungannya ke Perancis beberapa waktu lalu, sempat ada ketertarikan pemerintah Denmark dan Tiongkok untuk membantu permasalahan sampah di Kota Semarang. Namun sampai saat ini, tawaran itu masih dalam kajian Pemerintah Kota. “Masih kami kaji. Dilihat dulu mana yang akan lebih memberikan manfaat dan memberikan energi lebih banyak untuk Kota Semarang, baru diputuskan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pada 2016 mendatang, mungkin sudah akan ada hasil kajian terkait tawaran dari negara yang ingin turut membantu pengelolaan sampah di Semarang. Saat ini produksi sampah warga Kota Semarang bisa mencapai 1.200 ton per hari. Sebanyak 800 ton masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, sedangkan lainnya dikelola swasta. (ms)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top