Kekurangan Murid, SD Negeri Digabung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Kekurangan Murid, SD Negeri Digabung

KUDUS – Gara-gara kekurangan murid, beberapa sekolah dasar negeri di wilayah Tanjungrejo, Kabupaten Kudus, digabung menjadi satu atau regrouping.

SD 4 Tanjungrejo yang memiiki gedung 2 unit, satu gedung di sisi timur, sedangkan satunya di sisi barat Jalan Desa Tanjungrejo berada dalam satu komplek dengan SD 3 Tanjungrejo dan SD 5 Tanjungrejo. Kondisi gedung di sisi barat masih berdiri, namum dibiarkan kosong dan rusak.
Menurut Kepala SD 5 Tanjungrejo, Sri Kristayani S Pd, SD 4 Tanjungrejo, adalah satu diantaranya yang karena kekurangan siswa sehingga harus digabung. Hal itu terjadi pada sekitar September 2013 lalu. SD tersebut pada waktu digabung dengan SD 3 Tanjungrejo, kemudian seiring waktu juga mengalami nasib yang sama dengan SD 4. Sehingga SD 3 itu digabung dengan SD 5 Tanjungrejo. Bekas bangunan SD 3 itu masih berdiri, meskipun keadaannya sebagian besar sudah rusak, namun masih dipakai untuk rapat kelompok kerja guru (KKG) UPT Pendidikan Jekulo.
“Kini sekarang sekolah kami juga harus digabung dengan SD 2 Tanjungrejo. Penyebabnya juga jumlah siswa yang semakin berkurang, hanya sebanyak 56 orang dari enam kelas,” ungkapnya.
Dijelaskan, sebelum dilaksanakannya kebijakan merger atau regruping oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga (Disdikpora), di Desa Tanjungrejo terdapat sebanyak 11 SD. SD yang lebih dulu terkena kebijakan adalah SD 11 dan SD 10 Tanjungrejo. Lalu menyusul SD 4 dan SD 3 Tanjungrejo, dan sekarang SD 5 Tanjungrejo mendapat giliran diregruping.
“Kalau nantinya SD 5 sudah digabung dengan SD 2, berarti sudah ada lima SD yang diregruping. Yang masih berdiri ada enam SD, yakni SD 1, SD 2, SD 6, SD 7, SD 8 dan SD 9 Tanjungrejo,“ tandasnya. (sf)

Click to comment
To Top