Universitas Lakidende Sultra Buka Prodi Baru PWK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Universitas Lakidende Sultra Buka Prodi Baru PWK

FAJAR.CO.ID, KENDARI — Sejak Juli 2015 kampus membuka prodi baru Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Tahun pertama mulai beroperasi menerima maba sebanyak 32 orang. SK pembukaan prodi baru itu tertuang dalam SK Kemenristek Dikti RI, No 167/M/Kp/IV/. Demikian ditegaskan Ketua Prodi PWK Universitas Lakidende Sulawesi Tenggara, Rudi Azis, ST, M.Si, Rabu 4 November 2015.

Dijelaskan, prodi baru ini didukung 6 tenaga pengajar S2 serta satu orang sedang melanjutkan S3 ilmu arsitektur dan perencaan PPs-UNHAS. Mendukung operasional prodi melakukan kerjasama dengan beberapa kampus di Sulawesi Tenggara guna mendukung ketersediaan tenaga dosen berpengalaman di antaranya beberapa dosen LB dari PPs Universitas Haluoleo, tegasnya.

Ciri khas prodi ini, menjadikan isu pengembangan peri urbanatau “kota dalam esa (hinterland oriented), sebagai orientasi tercermin dalam road map pembukaan program studi tersebut. Karena itu beberapa keahlian akan dihasilkan pada profil lulusan yakni keahlian perencanaan infrastruktur wilayah dan kota, perencanaan wilayah perkotaan, perencanaan wilayah perdesaan dan perencanaan lingkungan kota dan daerah, tandas magister perencanaan wilayah dan kota PPs Universitas Haluoleo ini .

Mewujudkan hal itu, maka prodi membangun kerjasama antar sesama prodi perencanaan wilayah yang tergabung dalam Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) maupun institusi lainnya, baik pemerintah maupun swasta. Kerjasama itu diharapkan akan sejalan dengan ragam metode perkuliahan yang akan dikembangkan pada prodi, tegasnya.

“Kuliah kunjungan lapangan merupakan bagian dari implementasi kuliah Studio Perencanaan. Study by research, rencananya jadi prioritas model pembelajaran, dimana setiap dosen diwajibkan melakukan penelitian setiap semester berdasar roadmap melibatkan mahasiswa melalui aktifitas mata kuliah, sehingga terjadi proses terintegrasi antara riset dan pengajaran dan pada finalnya mampu diimplementasikan melalui program studio perencanaan dan program KKN,” tandasnya. (*/wik)

loading...
Click to comment
To Top