Mantan Menkeu: Agak Sulit Menjawab Apa Keberhasilan Jokowi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Mantan Menkeu: Agak Sulit Menjawab Apa Keberhasilan Jokowi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sudah melewati setahun kepemimpinan. Namun, kritik pedas dan cibiran bermunculan untuk mempersoalkan pemerintahan saat ini yang tak kunjung membawa rakyat ke kondisi yang lebih baik, terutama di bidang perekonomian.

Kritik keras atas setahun pemerintahan Jokowi itu juga datang dari menteri keuangan di penghujung kekuasaan Orde Baru, Fuad Bawazier. Berbicara dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (4/11) malam, Fuad menilai Jokowi tidak mampu memperbaiki kondisi Indonesia selama setahun kepemerintahannya saat ini.

Menurut Fuad, tidak ada kisah sukses selama setahun pemerintahan Jokowi. “Kalau ditanya ke rakyat mengenai apa saja keberhasilan Jokowi selama setahun pasti mereka agak sulit menjawabnya,” ujarnya.

Tapi, kata Fuad, jika rakyat ditanya tentang kegagalan Jokowi dalam mengelola pemerintahan selama setahun ini maka ada banyak jawaban. “Maka jawabannya bererot. Pasti dijawab ‎masih tingginya angka kemiskinan, pemutusan hubungan kerja, pengangguran, harga melonjak naik,‎ dan yang lainnya,” sebutnya.

Parahnya, kata mantan Dirjen Pajak Departemen Keuangan itu, menteri-menteri di Kabinet Kerja punya kebijakan berbeda menambahkan yang dimunculkan di publik. Fuad pun menyebut hal itu menjadi bukti Jokowi tak memiliki kepemimpinan yang kuat alias strong leadership.

Karenanya, Fuad menyarankan Jokowi bisa tampil sebagai pemimpin yang kuat. “Jokowi harus mampu mengkoordinasikan segala kebijakannya dengan para menteri,” ungkapnya.

[NEXT-FAJAR]

Sementara, pengamat hukum tata negara Refly Harun mengatakan, kegagalan pemerintahan Jokowi terletak pada banyaknya perubahan nomenklatur kementerian. “Akibatnya dari sisi kerja jadi tidak efektif,” katanya.

Menurutnya, revolusi mental yang digagas Jokowi masih sebatas jargon dan slogan.  “Revolusi mental menjadi hal yang membedakan dalam sistem pemerintahan sebelumnya rupanya belum bisa diterapkan Jokowi,” sambungnya.

Selain itu Refly juga menilai Jokowi salah menempatkan menteri.  “Bahkan, salah memilih menteri juga ada,” tandasnya. (rka/JPG)

loading...
Click to comment
To Top