Pengamat: Incumbent Bontang Diduga Mulai Panik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Pengamat: Incumbent Bontang Diduga Mulai Panik

FAJAR.CO.ID, BONTANG – Sebulan menjelang pemilihan Walikota Bontang, incumbent Adi-Isro dianggap panik menghadapi penantangnya Bunda Neni-Basri Rase. Tingkat kepuasan publik atas kinerjanya dan keinginan masyarakat untuk memilih kembali yang rendah diduga menjadi faktornya.

Akibatnya, popularitas yang tinggi dari incumbent jomplang dengan elektabilitasnya yang rendah. Bisa dibayangkan, seorang incumbent memiliki elektabilitas di angka 30-an persen, sementara penantangnya unggul di angka 58 persen untuk elektabilitas.

“Ini memang menjadi tanda-tanda buruk bagi incumbent. Umumnya, incumbent yang berkinerja baik itu di atas 50 persen surveinya ketika ingin mencalonkan kembali. Tapi incumbent Bontang ini berbeda. Mereka di bawah 50 persen,” urai analis politik dari Mata Research Centre, Basri, Senin, 2 November.

Menurut dia, angka psikologi bagi incumbent yang berhasil dan berpeluang menang kembali itu harus di atas 50 persen. Bahkan, banyak kasus, mereka yang di atas 50 persen saja bisa tumbang dari penantangnya, apalagi kalau sudah di bawah 50 persen. Oleh karena itu, ia memprediksi, incumbent Bontang sulit menang.

“Hanya faktor-faktor tertentu yang bisa membuat incumbent yang surveinya di bawah 50 persen bisa rebound dan memenangkan pemilihan. Yang umum terjadi adalah mereka tumbang dari penantangnya,” ungkap ‎mantan koordinator area PT Lingkaran Survei Indonesia ini.

Untuk itu, lanjutnya, waktu yang tersisa bagi incumbent tidak banyak. Apalagi sangat banyak kelemahan yang dimiliki. Antara lain dari sisi kinerja sangat buruk dengan tingginya angka sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) selama periodenya yang mencapai Rp1,3 triliun.

“Makanya memang wajar jika dalam sebulan terakhir akan dimanfaatkan semaksimal mungkin pasangan incumbent untuk bekerja. Up grading pasangan dan downgrading lawan akan dilakukan. Bila perlu jurus mabuk pun akan digunakan untuk bisa menang, meski saya sendiri melihat peluangnya tipis,” tegasnya.  (hrm/rls)

loading...
Click to comment
To Top