Ini Gila! Cucu yang sudah Dihidupi, Malah Tega Merampok Nenek Sendiri – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Ini Gila! Cucu yang sudah Dihidupi, Malah Tega Merampok Nenek Sendiri

FAJAR.co.id- Tidak tahu diri! mungkin ini yang tepat disematkan pada dua saudara kandung,  Ahmaludin (28), Anam (22). Bagaimana tidak, warga Blok J, Desa Lubuk Banjar, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU, Sumsel, itu tega merampok neneknya yang mengurusinya sejak kecil, Dartoni (85) yang tak jauh dari rumah tersangka, Selasa (5/11) sekitar pukul 00.30 WIB.

Ahmaludin mengatakan dirinya nekad merampok di rumah neneknya karena merasa sakit hati. Lantaran saat akan meminjam uang untuk membeli susu anak keduanya, AP (5 bulan) tidak dipenuhi oleh korban.   Sementara, pelaku mengetahui jika neneknya mempunyai uang banyak setelah menjual kambing. “Saya kesal saja, mau minjam uang Rp100 ribu tidak dikasih.

Kata tetangga, uang nenek masih banyak. Jadi, saya mengajak adik saya maling di rumah nenek,” ucap Ahmaludin.  Sementara, adiknya Anam mengaku hanya ikut-ikut kakaknya saja saat diajak untuk mencuri di rumah neneknya. “Diajai kakak nurut saja. Kami sama-sama bongkar rumah nenek dan ngambil uangnya sebesar Rp1,2 juta,” ujar Anam.  Sementara itu, Kapolsek Lubuk Raja, Iptu Kastolani didampingi Kanitreskrim, Bripka Agus Trisandi mengatakan kedua pelaku melakukan perampokan dengan cara membongkar rumah lewat cendela rumah. Saat kejadian, korban sedang tertidur di kamarnya.

Kemudian, pelaku masuk ke kamar korban. Tersangka Anam memegangi kaki korban, sedangkan Ahmaludin membekap mulut korban. Salah satu pelaku mengambil uang yang disimpan dalam stagen yang dipakai korban.  ”Korban sempat teriak meminta tolong. Kemudian, tersangka kabur dengan membawa uang milik korban. Saat kabur itulah, handphone tersangka Anam tertinggal,” ujar Iptu Kastolani.

Mendengar jeritan korban, warga berdatangan. Saat itulah, kedua pelaku langsung bersandiwara. Dengan berpura-pura ikut membantu korban bersama warga lainnya.  ”Kami lakukan penyelidikan setelah melihat ada handphone yang tertinggal. Saat itulah diketahui, handphone tersebut milik tersangka Anam. Kemudian, keduanya kami tangkap. Tersangka terancam pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (Gsm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top