Pembunuhan Satwa Dilindungi Kembali Terjadi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Pembunuhan Satwa Dilindungi Kembali Terjadi

FAJAR.CO.ID, LAHAT – Lagi, foto pembantaian hewan sadis diunggah ke akun facebook. Kali ini, foto beruang madu saat dimutilasi menjadi trending topik dunia maya. Foto itu di upload ke facebook oleh pemilik akun Putra Tasti Ulbr, berasal dari Kota Pagar Alam tinggal di Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumsel.

Saat diusut, pembantaian binatang yang dilindungi ini terjadi di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat. Foto ini diunggah pemilik akun Putra Tasti Ulbr, pukul 15.30 WIB, Rabu 4 November 2015. Dalam hitungan menit, ribuan netizen mengecam tindakan itu. Lebih kurang 5.037 komentar dan 4.735 kali foto itu dibagikan.

Kapolres Lahat AKBP H Yayat Popon Ruhiyat SIk, melalui Kapolsek Tanjung Sakti AKP Horas Panggabean mengakui aksi pembantaian beruang tersebut terjadi di Desa Ulak Lebar. Dalam foto itu, seorang lelaki muda tengah selfie riah dengan posisi memegang kepala beruang madu yang sudah terpenggal. Foto lain memperlihatkan beruang madu yang dalam polisi paha kanan sudah tercapik. “Benar di Ulak Lebar,” katanya, Kamis.

Aksi pembantaian berawal sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (4/11), saat seekor beruang madu mendatangi pemukiman warga yang tidak jauh dari wilayah perbatasan Sumsel-Bengkulu itu. Mengetahui kedatangan hewan buas itu, warga panik. ”Kami sudah turun ke lapangan, warga mengaku beruang sempat mengejar tiga orang warga,” kata Horas. Awalnya tidak ada niat warga untuk membunuh binatang berkuku panjang itu. Secara beramai-ramai warga berusaha mengusir beruang tersebut ke dalam hutan.

Namun, bukannya takut dengan jumlah warga yang cukup banyak, beruang itu berusaha memberikan perlawanan dengan mengejar warga. “Keterangan warga, yang membunuh beruang itu warga beramai-ramai. Karena mereka sudah terdesak, beruang menyerang,” bebernya.

Namun, Horas belum dapat mengetahui orang yang memutilasi beruang madu itu dengan sadis, termasuk mengunggah ke facebook. Meski dirinya mengakui sudah menyerahkan laporan ke Satuan Intelkam Polres Lahat. “Dimana bangkainya, dikubur atau diapakan kami belum tahu,” katanya. (irw/indopos)

loading...
Click to comment
To Top