Tamat di Volume 72, Manga Naruto Hanya Ditargetkan 10 Chapter, Ini Hasil Wawancara dengan Pengarangnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hiburan

Tamat di Volume 72, Manga Naruto Hanya Ditargetkan 10 Chapter, Ini Hasil Wawancara dengan Pengarangnya

NARUTO, benar-benar terkenal di seantero dunia. Film animasi Jepang ini sangat melejit dan disukai banyak kalangan. Mulai anak kecil sampai orang dewasa.

Apalagi publik Indonesia. Film ini sangat diminati. Ceritanya membuat banyak orang terhenyak dan selalu mengikutinya. Bahkan menunggu film demi film dan mengejar informasi tentangnya.

Karena film ini, nama Masashi Kishimoto sebagai mangaka atau pengarang manga langsung melejit di seluruh penjuru Jepang dan dunia. Tak sedikit orang yang mengenal namanya bersama karyanya ini.

BACA: Yang Pernah Lihat Triler Boruto Movie, Jangan Salah, Inilah 10 Fakta Berbeda dari Film Asli

Akan tetapi, Kishimoto ternyata tak pernah menduga Naruto akan terkenal di seluruh dunia. Bahkan, ia juga mengaku hanya menargetkan kisah ciptaannya itu sebanyak 10 chapter (bab) saat terbit di majalah Weekly Shonen Jump.

Padahal, manga Naruto yang dikomikkan sejak 21 September 1999, berakhir di volume ke-72 pada 10 November 2014 lalu.

BACA: Jangan Ngaku Penggemar Doraemon Kalau Belum Tahu Sejarahnya…

[NEXT-FAJAR]

Hal itu diungkapkannya saat mengunjungi Amerika Serikat sebagai tamu spesial di ajang New York Comic-Con beberapa waktu lalu.

Seperti dilaporkan Anime News Network, Christopher Butcher yang merupakan moderator acaranya, mulai bertanya kepada Kishimoto apakah ia mengetahui dampak kepopuleran Naruto hingga memiliki penggemar di seluruh dunia. Ia juga disinggung mengenai peran sang mangaka yang setara dengan ‘duta Jepang’ untuk Amerika Utara.

Kishimoto pun hanya tertawa, ia lalu merasa takjub dengan para penggemar di Amerika Utara yang bisa tertarik dengan manga dan budaya Jepang. Kishimoto juga menyangka kalau kebanyakan orang hanya lebih akrab dengan ‘Naruto’ (kue ikan berbentuk spiral) sebagai bahan makanan di dalam ramen ketimbang Naruto sang bocah ninja.

Bicara lebih lengkap mengenai awal mula pembuatan manga Naruto, berikut petikan wawancara Masashi Kishimoto dengan moderator Christopher Butcher, seperti dikutip dariAnime News Network.

Apakah Anda pernah membayangkan kalau Naruto akan berjalan selama itu? 72 volume, itu sebuah prestasi yang luar biasa.

Sebenarnya, saya seperti tidak pernah membayangkannya. Bahkan, saya benar-benar berpikir itu mungkin akan dikalengkan setelah pekan kesepuluh (tertawa). Itu sebenarnya peristiwa biasa di Jump, bahwa jika reaksi penggemar sangat tidak baik, episode sepuluh, berakhir.

Untungnya, kita semua punya 72 volume! (penonton bersorak-sorai). 72 volume Naruto. Apakah para editor Shonen Jump ingin Anda meneruskannya? Beberapa seri Shonen Jump berjalan untuk seratus vokume atau dua ratus volume. Apakah para editor ingin Anda terus menjalankan Naruto?

Saya akan berbohong jika saya mengatakan tidak ada tekanan dari manajemen, kekuatan yang ada karena mereka, tapi saya punya ide yang cukup jelas tentang bagaimana saya ingin ceritanya sangat dekat, jadi saya harus meletakkan kaki saya ke bawah dan berkata, ‘Tidak, saya minta maaf, inilah saatnya.’

[NEXT-FAJAR]

Dalam wawancara berbahasa Inggris pertama Anda pada 2006 untuk edisi Amerika Serikat Shonen Jump Magazine, Anda mengatakan Anda memiliki ending untuk Naruto yang divisualisasikan secara sempurna, tata letak, teks, adegan. Itu pada tahun 2006. Hampir sepuluh tahun kemudian, apakah Anda bisa menjalankan akhir cerita yang ada persis seperti yang Anda bayangkan saat itu?

Sebenarnya, itu semua benar-benar ada di kepala saya. Saya benar-benar telah membayangkan bahwa Naruto dan Sasuke akan membuat segel rekonsiliasi di lembah akhir oleh patung Hokage Pertama dan Madara. Saya benar-benar telah memvisualisasikan semua itu. (int/fmc/lp6)

loading...
Click to comment
To Top