Warga Ragukan Netralitas Panwaslu Bontang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Warga Ragukan Netralitas Panwaslu Bontang

FAJAR.CO.ID, BONTANG – Netralitas dan independensi Panwaslu Bontang tampaknya kembali digugat. Masyarakat menilai, penyelenggara yang berfungsi mengawasi pelaksanaan ini tidak bekerja secara professional, netral, dan independen.

“Kalau saya menilai, netralitas dan independensi Panwaslu ini meragukan. Saat penantang yang melapor, tidak mendapat pelayanan yang baik. Tapi giliran incumbent yang melapor, bela-belain diproses meski bukan kewenangannya,” kritik warga Bontang, MH Arief.

Salah satu buktinya, kata dia, saat kuasa hukum incumbent melaporkan tim pasanga nomor urut dua dengan dugaan pencemaran nama baik dan menghasut. Sampai-sampai, klarifikasi dilakukan ke Makassar hingga ke Jakarta. Padahal, nyata-nyata laporan itu tidak berdasar.

“Laporan itu kan bukan kewenangan Panwaslu, tapi kok tetap diproses,” kata Arief heran.

Menurut dia, Panwaslu Bontang keliru dalam memosisikan incumbent sebagai pemerintah dan sebagai pasangan calon. “Ketika masyarakat mengkritik soal SiLPA, maka yang dikritik itu pemerintah. Terus, kenapa pasangan calon yang melapor melalui kuasa hukumnya di Panwaslu diproses,” urainya.

Arief menjelaskan, tim kandidat nomor urut dua tidak pernah mengkritik pasangan calon lain. Yang dikritik adalah pemerintah, kenapa pasangan calon yang tersinggung. “Anehnya, Panwaslu kok tetap memproses dan menindaklanjuti laporan tersebut. Di sinilah Panwaslu tidak tahu memposisikan incumbent. Termasuk tidak bisa membedakan posisinya sebagai Panwaslu dengan bos media yang selama ini mendapat kontrak halaman dari incumbent,” sesalnya.

Arief juga lalu mempersoalkan status incumbent yang kampanye dan tidak pernah cuti. Menurut dia, di seluruh Indonesia, hanya Bontang yang incumbentnya kembali mencalonkan diri dan tidak pernah cuti meski mereka kampanye. “Hebat bener ini Bontang. Tapi anehnya, ketika dilaporkan ke Panwaslu justru laporan ini tidak diproses,” papar Arief.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Bontang, Agus mengaku apa yang mereka jalankan sudah sesuai prosedur. “Kami hanya menjalanakan tugas. Kami sudah sesuak dengan prosedur,” tegasnya pada Fajar, beberapa waktu lalu. (*/mcn/hrm)

loading...
Click to comment
To Top