9 November Film Dokumenter CR7 Rilis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Bola

9 November Film Dokumenter CR7 Rilis

FAJAR.CO.ID, MADRID – Cristiano Ronaldo mencoba menuturkan kehidupannya yang sesungguhnya. Bukan hanya sebagai bintang lapangan hijau yang glamor, melainkan juga sebagai seorang anak dan ayah muda.

Ingatan Maria Dolores dos Santos melompat ke belakang. Sekitar 30 tahun lalu. Sebelum hari kelahiran putra pertamanya yang jatuh pada 5 Februari 1985, Dolores sempat berpikir menggugurkan kandungannya tersebut.

“Saya ingin aborsi anak ini. Tapi, Tuhan berbicara kepada saya agar membiarkan anak ini lahir. Ronaldo adalah anak yang tak diinginkan pada awalnya. Namun, sekarang dialah pemberi kebahagiaan buat keluarga kami,” ucap Dolores dengan mata berkaca-kaca.

Itulah salah satu penggalan scene dalam film dokumenter berjudul Ronaldo. Berdurasi 92 menit dengan Asif Kapadia sebagai produser, film ini siap menyajikan sisi humanis dari bintang Real Madrid itu. Sementara posisi sutradara diberikan kepada Anthony Wonke.

Asif dikenal sebagai filmmaker yang sanggup menjalin cerita kuat untuk dokumenter. Lihat saja bagaimana karya terdahulunya Senna (2010) dan Amy (2015) mendapat respons positif di dunia film.

Senna yang menceritakan kisah hidup legenda Formula 1 asal Brasil Ayrton Senna memenangi beberapa penghargaan. Di Sundance Film Festival, BAFTA, Los Angeles Film Festival, dan Melbourne Film Festival, Senna menyabet gelar juara.

Nah, dalam film Ronaldo ini Wonke dan Kapadia memperlihatkan keintiman Ronaldo dengan sang anak Ronaldo Jr yang berusia lima tahun. Ronaldo suka memangku anaknya sambil membicarakan soal sepak bola.

Kemudian mengenai rivalitasnya dengan Lionel Messi. Seluruh dunia seolah selalu membandingkannya dengan Messi. Apa yang didapat Messi, harus juga didapat Ronaldo. Pun sebaliknya.

“Saya melihat Messi sebagai sosok manusia di lapangan bola. Bukan sebagai rival yang harus dikalahkan. Yang terjadi kemudian kami saling menunjukkan kemampuan kami mengolah bola di lapangan,” tutur Ronaldo seperti dikutip dari Guardian.

Kapadia dan Wonke pun pede melepas Ronaldo pada musim dingin ini. Sebagaimana diketahui, musim dingin biasanya kategori festival memang dirilis. Soal tanggal rilisnya, 9 November, pun hanya berselisih tiga hari dari rilis film James Bond ke-24 Spectre yang dibintangi Daniel Craig.

Ronaldo sendiri menuturkan selama masa pengambilan gambar ini cukup terkuras emosinya. Sebab, Wonke dan Kapadia membawa Ronaldo ke lokasi-lokasi yang cukup sentimentil.

Mulai kota kelahirannya Madeira. Lalu kota klub profesional pertamanya di Lisbon. Disusul klub kota industri Inggris yang kemudian membuatnya menjadi pemain termahal sejagad, Manchester United. Kemudian ke Madrid di mana dia mendapatkan kebintangannya yang paling terang saat ini.

Meski demikian Ronaldo tetaplah manusia yang kesepian. Ayahnya yang meninggal pada 2005 karena kecanduan alkohol tetap sosok yang dirindukan.

“Di sepak bola yang sebesar ini, saya tak punya banyak teman. Saya pun tak punya banyak teman yang saya percayai. Di banyak waktu saya menyadari kalau saya sendiri. Saya kadang merasa terisolasi dari dunia,” ucap pemain peraih tiga gelar pemain terbaik dunia tersebut. (dra/ha/JPG)

loading...
Click to comment
To Top