Klub tak Bayar Denda Walk Out, Pasukan TNI Siap Bergerak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Klub tak Bayar Denda Walk Out, Pasukan TNI Siap Bergerak

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – CEO Mahaka Sports and Entertainment Hasani Abdulgani selaku ketua Pelaksana Indonesian Championship Jenderal Sudirman Cup (ICJSC) mengaku akan menurunkan pasukan TNI jika ada klub yang tidak membayar denda walk out sebesar Rp 500 juta

“Di sini di belakang kita ada angkatan laut darat, dan udara. Tinggal pilih saja yang turun siapa. Kalau tidak mau membayar denda kita kejar bayar denda, itu hak kami,” ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Century, Jakarta, Jumat (6/11).

Hasani menjelaskan, berkaca dari mundurnya Surabaya FC pada laga perempat final kedua saat melawan Sriwijaya FC di Piala Presiden kemarin merupakan pengalaman bagi pihaknya untuk memperbaiki regulasi di Piala Jenderal Sudirman

“Jika ada klub yang mengundurkan diri, itu hak mereka, kita tidak bisa melarang. Panglima tidak bisa melarang dan presiden juga tidak bisa melarang. Tapi klub yang mundur di tengah pertandingan yang telah berjalan dikenakan denda Rp 500 juta. Kalau tidak bayar juga, saya ijin ke Pak Agus minta pasukan, kejar bayar denda. Karena itu hak kami,” bebernya.

Mahaka Sports and Entertainment sebagai operator Piala Jenderal Sudirman juga menerapkan regulasi baru yang tidak ada dalam Piala Presiden. Yakni memberlakukan sanksi sebesar Rp 5 juta per aksi untuk official atau pihak lain di luar pelatih utama yang melakukan protes atau melancarkan keberatan kepada wasit.

“Di luar pelatih tidak bisa melakukan protes atau keberatan. Sanksi akan dilakukan jika official atau pihak lain bergerak keluar dari area garis batas pemain. Jadi 2×45 menit dia bergerak tiga kali, itu dikalikan saja Rp 5 juta tapi kalau dia mau ke toilet ya tidak apa-apa. Ada kriteria-kriteria yang dianggap itu melanggar,” cetus Hasani.

Di kesempatan yang sama, Dankodiklat TNI AD Letjen Agus Sutomo selaku Ketua Organizing Committe ICJSC mengharapkan kejadian mundurnya tim dalam laga Piala Presiden tidak terulang di Piala Jenderal Sudirman. Dirinya juga telah berkomunikasi dengan para manajer klub yang bertanding di Piala Jenderal Sudirman untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas demi kemajuan persepakbolaan nasional

“kita harapkan tidak terjadi, mudah-mudahan hal itu tidak terulang kembali.
Kita akan sampaikan dalam rapat dengan para manajer klub. Sekaligus meyampaikan regulasi yang kita perbaiki,” tutup Agus. (wah/rmol)

Click to comment
To Top