Paket Kebijakan Ekonomi VI Hanya Untungkan Asing? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Paket Kebijakan Ekonomi VI Hanya Untungkan Asing?

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – ‎Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) menyatakan paket kebijakan  ekonomi jilid VI beda tipis dengan menjual potensi domestik kepada asing.

Sebab akses asing untuk penguasaan sumber daya semakin terbuka terutama di kawasan ekonomi khusus (KEK).‎

“Pemberian insentif KEK akan semakin mempermudah asing menguasai tanah skala luas dalam satu kawasan,” tuding Ketua AEPI Salamudin Daeng di Jakarta ‎Sabtu (7/11).‎

Kata Daeng, paket ini memudahkan asing mengeruk kekayaan alam, impor murah dan upah murah

“Memperkuat sistem buruh kontrak, dan mempermudah transfer serta repatriasi aset ke luar negeri.”

‎Dilanjutkannya, impor bahan baku obat  yang masuk dalam salah satu poin paket kebijakan ekonomi keenam juga merupakan tindakan menggila dimana bahan baku obat 95 % adalah impor

“Secara tidak langsung pedagang obat dan dokter menjadi agen asing,” sindir Salamudin,

Untuk itu, ‎Salamudin meminta pemerintah perlu mengkaji kembali kebijakan tersebut karena sangat berpotensi mematikan industri farmasi dalam negeri.

“Jadi perlu diselidiki adanya hubungan antara pemerintahan Jokowi dengan mafia obat,” tukasnya.

Terakhir, ‎pemberian hak pengelolaan dan penguasaan swasta terhadap sumber daya air. Padahal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal privatisasi air sudah sangat jelas bahhwa hal itu tidak dibenarkan. Liberalisasi dan privatisasi diputuskan telah menyalahi konstitusi.‎

“Putusan ini merupakan hasil gugatan PP muhammadiyah beberapa waktu lalu. Jokowi sebagai presiden tidak menghormati putusan MK,” tandasnya. (hyt/JPG)

loading...
Click to comment
To Top