Hati-hati! Disdukcapil Bulukumba Temukan KK Palsu, Caranya Discan dan Diedit. Yang Butuh Setor Rp300 Ribu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Hati-hati! Disdukcapil Bulukumba Temukan KK Palsu, Caranya Discan dan Diedit. Yang Butuh Setor Rp300 Ribu

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Pemalsuan dokumen kependudukan kembali ditemukan petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bulukumba. Dokumen berupa KK (Kartu Keluarga) diduga dipalsukan oknum aparat desa.

Hal ini terungkap saat warga bernama Usman asal Desa Bantonyeleng, Kecamatan Gantarang, ingin memperbarui data kependudukannya di kantor Disdukcapil. Setelah dicek, petugas mengindentifikasi KK tersebut palsu karena tidak singkron antara data dan nomor kependudukan yang tertera pada KK tersebut.

Petugas mencurigai dokumen kependudukan tersebut hanya discan kemudian datanya diedit dengan teknologi komputer. Bahkan berdasarkan informasi, untuk membuat KK palsu tersebut warga dimintai biaya hingga Rp 300 ribu.

Sekertaris Disdukcapil Bulukumba, Andi Pameneri, membenarkan penemuan KK palsu tersebut. Dijelaskannya, KK atas nama Usman warga Dusun Paobeccenge itu tidak ditemukan spesimen tanda tangan pejabat kepala Disdukcapil yang saat itu menjabat, yakni Andi Cawa Miri.

“Setelah operator memeriksa KK yang dibawah oleh pemohon dari Desa Bontonyeleng, teryata KK tersebut palsu,” katanya, Minggu 8 November.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil, Andi Mulyati Nur, mengatakan akan melaporkan oknum aparat desa berstatus PNS yang diduga melakukan pemalsuan KK tersebut ke Inspektorat. Pasalnya, kasus ini bukan kali pertama terjadi, sebelumnya juga ditemukan kasus serupa di desa yang sama.

“Kita sudah tidak terima kalau begini, kasihan warga yang menjadi korban, mana lagi mereka dimintai uang banyak, padahal gratis,” tegas mantan sekretaris DPRD Bulukumba ini. (taq)

loading...
Click to comment
To Top